Langkah Mentan Dorong Terwujudnya Pangan Berbasis Lokal Diapresiasi Anggota Dewan

TrubusNews
Astri Sofyanti
01 Agu 2018   22:30 WIB

Komentar
Langkah Mentan Dorong Terwujudnya Pangan Berbasis Lokal Diapresiasi Anggota Dewan

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mendorong terwujudnya kemandirian serta kedaulatan pangan berbasis sumber daya lokal, dinilai sebagai sebuah kebijakan yang tepat. Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Komisi IV DPR Ono Surono, di Jakarta Rabu (1/8).

Ia mengatakan kebijakan yang dilakukan kementan itu merupakan implementasi dari visi misi Presiden Joko Widodo guna menciptakan pangan Indonesia yang tangguh.

Baca Lainnya : Kementan Sulap Lahan Kosong Jadi Sawah Produktif

"Sudah pas, memang seharusnya seperti itu. Apalagi kini, di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, telah ditunjang oleh sisi pembiayaan untuk produksi pertanian yang meningkat drastis dari periode pemerintahan sebelumnya," ujar Ono dalam siaran resminya yang diterima Trubus.id, Rabu (1/8).

Lebih lanjut ia mengatakan, Indonesia memiliki multipotensi untuk dapat mencapai swasembada pangan berbasis sumber daya lokal seperti ditargetkan Menteri Amran.

Hal ini karena menurutnya Indonesia memiliki kekuatan serta potensi untuk mewujudkan pangan berbasis sumber daya lokal melalui aspek peningkatan distribusi, konsumsi dan lokasi.

"Dengan target tersebut maka ikut membuka dukungan terhadap lahan tani, alamnya, sumber daya manusia dan pola konsumsi masyarakat," ucap Ono.

Ono mencontohkan, pada masa pemerintahan Presiden Soekarno sebenarnya telah dilakukan pemetaan dan penempatan di mana saja yang dapat menjadi wilayah unggulan pangan berbasis sumber daya lokal.

Meski begitu pemikiran dan kebijakan Bung Karno tak ditindaklanjuti oleh pemerintahan setelahnya hingga baru dilaksanakan kembali dengan aksi nyata oleh Menteri Amran di masa Presiden RI Joko Widodo.

"Dengan keinginan menargetkan produksi pangan berbasis sumber daya lokal berarti ada pemerataan. Tidak bisa dong satu lokasi yang bukan basis pangannya tapi malah jadi target," tambahnya lagi.

Tapi di sisi lain, Ono menganggap hal yang dilakukan Menteri Amran mengenai ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal adalah semakin turunnya kuota impor dari waktu sebelumnya. Jelas itu menjadi ukuran adanya peningkatan produksi pangan di tingkat lokal.

Baca Lainnya : Petani Minta Kementan, Tambah Target Program Asuransi Pertanian

"Terwujudnya swasembada pangan berbasis lokal juga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Tolak ukurnya dilihat berdasarkan produksi, pendapatan petani naik dan pola konsumsi masyarakat," paparnya.

Sebelumnya, pada Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan, di Jakarta, baru-baru ini dalam sambutan Menteri Amran yang dibacakan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi. Ia menuturkan, muncul keinginan serta harapan Indonesia agar mandiri dan berdaulat pangan dengan produksi berbasis sumber daya lokal.

Dalam sambutan yang dibacakan, Menteri Amran menyebutkan, tahun 2016 sampai 2017 Indonesia berhasil merealisasikan kedaulatan pangan di beberapa sektor komoditas. Menurut Amran, pengelolaan pangan berbasis sumber daya lokal bukan hanya dapat memenuhi kebutuhan nasional, tapi juga pasar internasional. [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: