Sudah Sebulan Terakhir, Harga Daging Ayam di NTT Capai Rp130.000 per Ekor

TrubusNews
Astri Sofyanti
31 Juli 2018   13:45 WIB

Komentar
Sudah Sebulan Terakhir, Harga Daging Ayam di NTT Capai Rp130.000 per Ekor

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/ Ridwan Syamsu)

Trubus.id -- Harga daging ayam disejumlah pasar tradisional di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa hari belakangan ini membuat resah warga. Bayangkan saja, di kota ini, harga daging ayam sudah mencapai Rp130.000 per ekor. Padahal harga normalnya, daging ayam hanya dihargai di kisaran Rp80.000 per ekor.

Jhon, salah seorang pedagang ayam pedaging di Pasar Kasih Naikoten Kupang mengaku, naiknya harga ayam broiler hingga mencapai Rp130.000 per ekor ini terjadi sejak pertengahan Juni 2018 lalu. Lebih lanjut dikatakan Jhon, mahalnya harga ayam terjadi akibat pasokan dari distributor yang terus berkurang.

Baca Lainnya : Pedagang Kue di Kupang Menjerit, Harga Telur Sudah Mencapai Rp60 Ribu per Rak

"Sejak pertengahan bulan sampai saat ini, baru sekitar 30 ekor ayam pedaging yang terjual dalam seminggu karena harganya yang terus melambung," ungkapnya di Kupang, Selasa (31/7).

Ia mengaku, biasanya tak sampai seminggu lebih dari 50 ekor daging ayam terjual habis dari 100 ekor ayam yang dipasok ke kiosnya.

"Inilah kondisi yang kami hadapi saat ini," sambungnya.

Baca Lainnya : Tinjau Pasar Kupang, Mendag Enggar Nyatakan Harga Sembako di Sana Stabil

Para pedagang ayam di Kupang berharap Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, segera mencari solusi agar secepatnya membuat harga daging ayam kembali normal seperti sedia kala.

"Sudah susah membeli ikan karena harganya meroket, kini harga ayam pedaging pun makin menggila. Berbahagialah mereka yang berkecukupan, karena bisa membeli ikan dan ayam," ungkap Nelis, salah seorang warga Kupang. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: