Tragis, Ikan-ikan di Sungai Surabaya Makan Limbah Popok yang Dibuang Warga

TrubusNews
Syahroni
30 Juli 2018   23:00 WIB

Komentar
Tragis, Ikan-ikan di Sungai Surabaya Makan Limbah Popok yang Dibuang Warga

Aksi Ecoton mengambil sampah popok di sungai Surabaya. (Foto : Istimewa/ Supriyadi)

Trubus.id -- Limbah popok mencemari sungai-sungai Surabaya. Yang mengejutkan, tak hanya merusak pemandangan dan mengotori sungai, limbah popok ini juga memporak-porandakan habitat dan ekosistem di sungai-sungai di Surabaya. 

Temuan ini sendiri mencuat usai pekan lalu LEmbaga Konservasi Lahan Basah (Ecoton), melakukan penelitian pada ikan di sungai-sungai di Surabaya. Hasilnya, di lambung ikan yang hidup di Sungai Kali Surabaya, ditemukan fragmen plastik.

Direktur Ecoton, Prigi Arisandi mengatakan, dengan temuan itu artinya, popok yang dibuang di Kali Surabaya dimakan oleh ikan-ikan yang menghuni aliran kali tersebut.

Baca Lainnya : Risma Ingin Surabaya Punya Banyak Hutan Kota Dengan Konsep Berbeda-beda

"Ini artinya, popok yang dibuang di Sungai Kali Surabaya dimakan oleh ikan," tegas Prigi, Senin (30/7).

Untuk itu, sebagai langkah nyata, sekaligus memperingati Hari Sungai yang jatuh setiap tanggal 27 Juli, Ecoton bersama masyarakat dan aktivis lingkungan Surabaya melakukan aksi bersih-besih popok di aliran Sungai Kali Surabaya, Senin (30/7).

Dalam aksi yang digelar sejak Senin (30/7) itu sendiri, 5 kuintal limbah popok diangkat dari bawah jembatan Karangpilang Surabaya. Lima kuintal popok itu berhasil diangkat di perbatasan Surabaya-Sidoarjo itu sekitar lebih dari 2 jam.

"Sebagian besar berada tepat di bawah Jembatan Karangpilang," kata Prigi di lokasi.

Selain untuk memperingati Hari Sungai, acara bersih-bersih itu juga untuk memperingati program jangka panjang setahun Gerakan Sungai Brantas Bebas Popok 2020.

"Setahun lalu, kami juga melakukan bersih-bersih di jembatan lama Karangpilang, saat itu kami juga temukan banyak popok," jelasnya.

Baca Lainnya : Limbah Sungai Cilamaya Kian Parah, Baunya Sampai Ganggu Kegiatan Sekolah

Atas temuan itu, pihaknya sempat melaporkan kepada pemerintah baik Pemda Sidoarjo, Pemkot Surabaya, bahkan langsung ke gubernur Jatim.

"Tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut penanganan yang serius," ucap Prigi.

Pemerintah, menurut dia, harus bertindak tegas soal banyaknya popok di Sungai Kali Surabaya, mengingat lebih dari 4 juta warga Surabaya bergantung pada air Sungai Kali Surabaya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

KKP Hentikan Sementara SPWP Ekspor Benih Bening Lobster

Peristiwa   26 Nov 2020 - 17:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan: