Korban Kebakaran Hutan California Bertambah, Nenek dan 2 Cicitnya jadi Korban

TrubusNews
Syahroni
30 Juli 2018   19:48 WIB

Komentar
Korban Kebakaran Hutan California Bertambah, Nenek dan 2 Cicitnya jadi Korban

Kebakaran hutan California AS. (Foto : NBC Los Angeles)

Trubus.id -- Kebakaran hutan tak hanya terjadi di Indonesia. Di California bagian Utara, Amerika Serikat, peristiwa yang sama juga tengah melanda. Namun bedanya, jumlah korban jiwa akibat kebakaran hutan di Negeri Paman Sam itu lebih banyak dari Indonesia.

Menurut Sherif Shasta County, Tom Bosenko dalam konferensi pers yang digelar di kota Redding, Minggu (29/7) kemarin, seperti dilansir Reuters, korban tewas akibat kebakaran hutan telah mencapai 6 orang.  

Baca Lainnya : California Darurat Kebakaran Hutan

Ia menjelaskan, seorang korban tewas ada yang ditemukan di rumahnya yang ludes dilalap api. Korban diketahui tidak mengindahkan perintah evakuasi yang dikeluarkan petugas keamanan setempat. Sementara itu, lima korban lainnya terdiri dari 2 petugas pemadam dan seorang nenek berusia 70 tahun beserta dua cicitnya. 

Otoritas setempat telah berhasil menemukan sembilan orang yang sebelumnya menghilang. Bosenko menambahkan, otoritas setempat masih mencari tujuh orang lainnya yang dinyatakan hilang. 

Lebih dari 38 ribu orang di wilayah Redding dan sekitarnya harus dievakuasi pada Minggu (29/7) waktu setempat akibat kebakaran hutan ini. Redding merupakan sebuah kota berpenduduk 90 ribu jiwa dan berjarak 260 kilometer dari Sacramento, ibu kota California. 

Kebakaran hutan bernama 'Carr Fire' ini telah menghanguskan area seluas 38.594 hektare. Kebakaran yang menghanguskan banyak vegetasi yang dilanda kekeringan ini mulai muncul sejak pekan lalu. Otoritas setempat menyebut kebakaran ini dipicu oleh kegagalan sebuah mesin kendaraan. 

Baca Lainnya : Dampak Kebakaran di California, Taman Nasional Yosemite Ditutup Sementara

Kepala Divisi Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran (Cal Fire), Chris Anthony, menyebut kobaran api ini tidak bisa diprediksi.

Sekitar 3.500 petugas pemadam kebakaran dan 17 helikopter yang membawa air pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Presiden AS, Donald Trump juga telah menyatakan kebakaran hutan ini sebagai situasi darurat pada Sabtu (28/7) waktu setempat. Ia kemudian memberi izin agar dana federal dikucurkan untuk pemulihan lokasi yang terdampak bencana ini. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: