PVMBG Perluas Jarak Aman Wisatawan Gunung Anak Krakatau Hingga 2 Km

TrubusNews
Syahroni
30 Juli 2018   19:00 WIB

Komentar
PVMBG Perluas Jarak Aman Wisatawan Gunung Anak Krakatau Hingga 2 Km

Erupsi anak gunung Krakatau. (Foto : Doc/ Humas BNPB)

Trubus.id -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperluas jarak aman bagi warga atau wisatawan yang hendak ke Gunung Anak Krakatau, meski statusnya tetap masih waspada II.

"Sebelumnya PVMBG merekomendasikan jarak aman 1 kilometer dari kawah, kini diperluas menjadi 2 kilometer. Ini dilaksanakan sejak tanggal 24 Juli," kata Deny, pengamat di pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Senin (30/7).

Baca Lainnya : Waspada, Gunung Anak Krakatau Meletus 56 Sampai 99 Kali Sehari

Deny menyebutkan, perubahan rekomendasi jarak aman ini dengan mempertimbangkan bahwa energi seismik dalam grafik Realtime Seismik Amplitufo maximum (RSAM) meningkat secara signifikan yang ditunjukan oleh tremor overscale yang menerus dengan erupsi strombolian yang kontinyu, suara dentuman yang keras dan getaran akibat letusan terasa sampai pos pengamatan gunungapi.

"Material pijar hasil erupsi jatuh melebihi radius 1 km," ujarnya.

Dirinya mengatakan, kondisi ini diperburuk dengan kenyataan beberapa wisatawan masih mendarat di Pulau Anak Krakatau untuk mengambil gambar letusan, walaupun masih di atas kapal.

Baca Lainnya : Anak Krakatau Erupsi, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 1 Km

Namun jaraknya terlalu dekat dengan garis pantai Pulau Anak Krakatau sehingga direkomendasikan agar radius kawasan yang tidak boleh dimasuki diperluas dari 1 Kilometer menjadi 2 Kilometer dari pusat erupsi.

“Rekomendasi ini sesuai dengan radius kawasan rawan bencana III untuk bahaya lontaran dalam Peta Kawasan Rawan Bencana Gunungapi  Krakatau yaitu radius 2 KM dari pusat erupsi,” ujarnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: