BNPB: 689 Pendaki Masih Terperangkap di Gunung Rinjani

TrubusNews
Binsar Marulitua
30 Juli 2018   17:30 WIB

Komentar
BNPB: 689 Pendaki Masih Terperangkap di Gunung Rinjani

Kepala Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho (Foto : Trubus.id/Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Kepala Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa tim gabungan masih berusaha mengevakuasi kurang lebih 689  pendaki dari kawasan Gunung rinjani. Penetapan masa tanggap darurat akan disesuaikan dengan proses kerja tim gabungan  Search and Rescue (SAR) Mataram, Kepala Taman Nasional (TN) Gunung Rinjani, dengan BPBD Polri dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala). 

"Laporan dari Taman Nasional (TN) Rinjani wisatawan masih ada 149 jiwa yang belum terdaftar turun pada izin pendakian yang habis pada tanggal 29 Juli. Sedangkan 
yang terjebak di KM 10 jalur Sembalun berjumlah 500 orang yang terdiri dari 135 WNA dan 365 WNI. Di kawasan Batu Ceper diperkirakan berjumlah 40 orang. Jadi jika di total semuanya 689 jiwa" jelas Sutopo di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (30/7). 

Baca Lainnya : Warganya Jadi Korban Gempa Lombok, Malaysia Tawarkan Bantuan SAR

Sutopo menjelaskan banyak data yang beredar berbeda-beda terkait jumlah pendaki. Akan tetapi tim gabungan belum bisa memastikan jumlah total pendaki yang tersebar baik di puncak Rinjani, Pelawangan Sembalun,Pelawangan Senaru maupun di kawasan Danau Segara Anak.

Jika merujuk data izin pendakian di dua pos pendakian yakni Sembalun dan Senaru, pada tanggal 29 Juli tercatat 829 jiwa melakukan aktivitas di dalam kawasan Taman Nasional Rinjani. Jumlah WNA asing 637 jiwa dari 29 negara dan 192 WNI. Akan tetapi, catatan tersebut masih bisa bertambah dengan jumlah porter, guide dan tamu yang naik pada tangal 25-26 Juli.

"Ini data yang kami dapatkan berdasarkan laporan izin pendakian 27 Juli sampai 29 Juli. Sampai Minggu,29 Juli pukul 23.00 WITA, petugas berhasil mengevakuasi 680 jiwa yang berasal dari 358 WNA da 222 WNI," Tambahnya. 

Baca Lainnya : Usai Gempa, Kemendikbud Pastikan Pembelajaran Siswa di NTB Tak Terganggu

Sutopo menambahkan hinga kini aktivitas Gunung Rinjani masih normal. Belum ada data terbaru dari sebanyak 184 potensi SAR yang dikerahkan membawa makanan dan obat-obatan kawasan TN Rinjani. TN Rinjari meminta wisatawan untuk tetap tenang dan berada di tempatnya hingga tim evakuasi datang membantu keluar dari jalur aman. 

"Potensi Sar Terdiri dari TN Rinjani 10 0rang, TNI 120 Personil (100 orang Kopasus), Polri 13 Personil, Basarnas 15 personil, Tenaga medis 6 pronil yang terdiri dari 1 dokter dan 5 perawat, dan Mapala 20 orang," pungkas Sutopo. [NN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: