Distan Banyuwangi Selidiki Penyebab Matinya Puluhan Ayam di Desa Karangsari

TrubusNews
Syahroni
27 Juli 2018   17:15 WIB

Komentar
Distan Banyuwangi Selidiki Penyebab Matinya Puluhan Ayam di Desa Karangsari

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sudah beberapa hari belakangan, peternak ayam di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, resah. Bagaimana tidak, puluhan ayam peliharaan mereka tiba-tiba mati tanpa sebab yang jelas.

Menanggapi fenomena ini, Dinas Pertanian Banyuwangi langsung turun tangan guna mencari tahu penyebab matinya ayam-ayam tersebut. Tim pun langsung diterjunkan ke lokasi. 

Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan menerangkan, kematian ayam milik peternak di Desa Karangsari terjadi sejak 4 hari yang lalu. Rata-rata  kematian 3 sampai 5 ekor ayam setiap harinya.

Baca Lainnya : Diduga Terserang Flu Burung, 788 Ekor Unggas di Minahasa Mati Mendadak

"Hasil pendataan kami tadi ada 27 ekor ayam yang mati dari empat pemilik ternak," jelas Arief, Jumat (27/7).

Tim dari Dinas Pertanian Banyuwangi kemudian mengambil sampel untuk diteliti. Namun ia menyebut, dugaan awal, ayam-ayam tersebut mati karena serangan penyakit Newcastle Disease (ND) atau tetelo.

"Kita masih lakukan penelitian sampel yang sudah kita ambil kemarin. Setelah ada laporan kita langsung datangi lokasi. Dugaannya penyakit tetelo," ujar Arief lagi. 

ND merupakan penyakit pada unggas besar yang cukup mematikan. Penyebabnya adalah serangan virus NDV, suatu virus RNA berkas tunggal dengan sekuens antisens negatif.

"Dari data dan kronologi di lapangan sementara, kematian ayam dikarenakan suspek penyakit ND," tambah Arief. 

Baca Lainnya : Peternak Unggas Dihimbau Waspadai Flu Burung

Menurut Arief, kepastian mengenai penyakit yang menyerang ayam-ayam tersebut baru bisa dipastikan besok setelah dilakukan penyemprotan desinfektan dan uji laboratorium. 

Lebih lanjut Arief mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika ada ternak unggasnya yang mati mendadak. Petugas dari Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) yang tersebar di seluruh Banyuwangi akan siap siaga mengatasi masalah ini.

"Tentu harus ada kerjasama dengan masyarakat. Silahkan melaporkan jika terjadi adanya kematian secara mendadak seperti kemarin. Akan kita lakukan pencegahan dengan penyemprotan desinfektan," tambahnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: