Gelombang Tinggi di Banten, Warga Ciparahu Kehilangan Segalanya

TrubusNews
Astri Sofyanti
26 Juli 2018   09:45 WIB

Komentar
Gelombang Tinggi di Banten,  Warga  Ciparahu Kehilangan Segalanya

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Cuaca buruk yang terjadi beberapa hari belakangan di pesisir Banten bagian selatan menyebabkan gelombang tinggi yang cukup ekstrem hingga mencapai empat meter.

Bahkan gelombang tersebut hingga menerjang masuk ke rumah-rumah warga yang bermukim didekat pesisir pantai.

“Gelombang air laut masuk ke rumah-rumah warga semalam, sembako milik warga ikut terendam air, kebanyakan perekonomian warga di sini lumpuh, karena kejadian semalam para warga tidak punya lagi stok sembako,” kata Ade Sujana, Kepala Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (26/07).

Baca Lainnya: Gelombang Tinggi Robohkan Ratusan Bangunan di Gunungkidul

Untuk itu, warga sekitar meminta pemerintah untuk mengrimkan bantuan sembako mulai dari makanan, minuman, pakaian untuk para warga yang terdampak gelombang pasang air laut.

Sebagai informasi, gelombang tinggi yang terjadi di Kabupaten Lebak, sudah terjadi sejak dua hari lalu tepatnya Selasa (24/7).

Akibat gelombang tinggi, air pun melintasi jalan nasional Malingping-Bayah, yang berjarak sekitar 30 meter dari bibir pantai.

Baca Lainnya: Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Yogyakarta Diprediksi Berlangsung 5 Hari Kedepan

Selain berharap bantuan sembako dan makanan cepat saji, warga sekitar berharap pemerintah daerah memasang pemecah gelombang di lautan agar tak langsung menghantam rumah-rumah penduduk di pesisir pantai.

"Tadinya saya kira enggak sebesar ini, enggak seambruk ini. Harapan kami, ada yang ngehalangin ombak, biar enggak sebesar ini lagi," ungkapnya lagi.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Jokowi: Sekarang Semua yang Keluar Rumah Harus Pakai Masker

Peristiwa   06 April 2020 - 17:02 WIB
Bagikan: