Dihantam Gelombang Tinggi, Bupati Garut Minta Pantai Selatan Dikosongkan

TrubusNews
Syahroni
25 Juli 2018   19:45 WIB

Komentar
Dihantam Gelombang Tinggi, Bupati Garut Minta Pantai Selatan Dikosongkan

Gelombang tinggi hantam pantai selatan. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Gelombang ombak besar menerjang Pantai Rancabuaya dan Sayang Heulang, Garut, Jawa Barat Kamis (25/7) pagi. Karena hantaman ombak setinggi 4 hingga 5 meter itu, sebagian bangunan di bibir pantai mengalami kerusakan.

Tak hanya merusak bangunan, air laut juga merendam warung-warung milik warga. Tidak sedikit warga yang panik berhamburan menyelamatkan diri dan garta benda miliknya.

Baca Lainnya : Akibat Gelombang Tinggi, Jalan di Pangandaran Terendam

Petugas Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut dibantu warga setempat sudah bersiaga guna menanggulani hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya dihawatirkan, gelombang tinggi masih akan berlangsung di pantai itu sehingga mengakibatkan kerusakan lebih parah.

Bencana alam ini tentunya mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Bahkan Bupati Garut, H Rudy Gunawan sampai meminta agar warga di sekitar pesisir selatan Garut untuk mengosongkan bibir pantai yang berpotensi dihantam ombak besar lagi sebagai langkah langkah aman. 

“Saya minta masyarakat tetap waspada. Terjangan gelombang ombak ke Pantai Selatan sedang besar. Masyarakat yang rumahnya di bibir pantai agar dikosongkan dulu,” ungkapnya, Rabu (25/07).

Baca Lainnya : Gelombang Tinggi Robohkan Ratusan Bangunan di Gunungkidul

Rudy juga menginstruksikan dinas terkait agar bersiaga di lokasi untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dan segera melakukan pendataan bangunan yang terkena dampak gelombang ombak tersebut.

sementara itu, menurut data Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG), cuaca buruk yang dialami Indonesia khususnya Kabupaten Garut dipengaruhi perubahan iklim global yang mengakibatkan beberapa anomali. Anomali tersebut antara lain semakin meningkatnya kejadian siklus tropis yang tidak lagi menuruti siklus seperti biasanya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: