Pedagang di Serang Resah, Harga Cabai Belum Turun, Harga Tomat Malah Ikut Naik

TrubusNews
Syahroni
24 Juli 2018   15:15 WIB

Komentar
Pedagang di Serang Resah, Harga Cabai Belum Turun, Harga Tomat Malah Ikut Naik

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/ Herlin)

Trubus.id -- Sudah beberapa hari belakangan, harga cabai rawit di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang melambung tinggi. Harganya bahkan mencapai Rp45 ribu per kilogram. Belum sempat mengalami penurunan harga, kini warga Kota Serang kembali dibuat resah dengan kenaikan harga tomat yang ikut naik menjadi Rp4.000 per kilogram.

"Harga tomat ikutan naik, yang harga awal Rp 8 ribu sekarang menjadi Rp 12 ribu perkilo," kata Arif, pedagang di Pasar Induk Rau, Kota Serang ketika ditemui trubus.id di lapaknya, Selasa (24/7).

Baca Lainnya : Harga Cabai Rawit di Serang Semakin Pedas

Dikatakan Arif, kenaikan harga-harga ini cukup aneh. Pasalnya menurut dia, kenaikan ini biasanya terjadi sebelum Hari Raya Idul Fitri kemarin. Tapi kali ini justru terbalik. Kenaikan tinggi justru terjadi usai Lebaran.

"Kalau kenaikan sebelum lebaran itu wajar, tapi ko ini naiknya setelah lebaran. Saya tidak tahu apa penyebabnya, yang saya tahu dari agennya sudah naik, bisa jadi ada permainan," ujarnya. 

Memang diakui Arif, di semua daerah untuk kebutuhan bahan pokok rata semuanya naik. Tapi, dirinya merasa aneh penyebab kenaikan ini kenapa bisa terjadi.

Baca Lainnya : Diserang Virus Gemini, Produksi Cabai di Kabupaten Malang Turun Drastis

"Apakah di petaninya langka atau ada permainan di orang atas. Yang pasti rakyat yang dirugikan. Memang kenaikan ini tidak hanya disini (PIR,red) tapi kan. Aneh pokoknya," keluhnya.

Ia berharap, atas kenaikan cabai rawit, cabai kriting dan tomat, semoga bisa segera teratasi oleh pemerintah. Baik pemerintah pusat maupun daerah. Agar penjualan dan pembeli bisa normal kembali. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

KKP Hentikan Sementara SPWP Ekspor Benih Bening Lobster

Peristiwa   26 Nov 2020 - 17:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan: