2 Bulan Dirawat, BBKSDA Riau Lepas Liarkan Beruang Korban Jerat Babi

TrubusNews
Syahroni
24 Juli 2018   16:45 WIB

Komentar
2 Bulan Dirawat, BBKSDA Riau Lepas Liarkan Beruang Korban Jerat Babi

Pelepasliaran seekor beruang madu betina oleh BBKSDA Riau. (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Setelah 2 bulan menjalani 'rawat inap' di kandang transit, seekor beruang madu betina yang sebelumnya diselamatkan dari jerat babi oleh warga, dilepasliarkan petugas Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Kawasan hutan di Kecamatan Buktibatu, Kabupaten Bengkalis dipilih petugas untuk melepaskan beruang berusia 3 tahun ini.

Butuh waktu beberapa jam untuk mencapai lokasi dengan medan yang cukup sulit. Namun akhirnya, petugas BBKSDA Riau berhasil membawa satwa bernama latin Helarctros Malayanus itu ke rumah barunya. Humas BBKSDA Riau, Dian Indriarti menerangkan, beruang betina ini harus segera dilepasliarkan karena sifat alaminya masih tinggi. 

Baca Lainnya : Diserang 2 Beruang Liar, Begini Kondisi Penyadap Karet di Rohul Saat Ini

"Masih sangat liar sehingga tak memungkinkan dipelihara di kandang BBKSDA," kata Dian di kantornya, Selasa (24/8) siang.

Dia menjelaskan, beruang tersebut memang bukan peliharaan BBKSDA. Hampir dua bulan dia dirawat petugas di kandang transit setelah terjerat perangkap babi di kebun milik warga yang membuat kakinya hampir putus.

Beruntung, nyawanya masih selamat karena warga di sana sadar keberadaan satwa ini dilindungi. Beruang ini lalu dikeluarkan dari jerat dengan proses yang cukup lama.

Selama dirawat, beruang ini diberi pakan secukupnya dan kesehatannya dipantau terus. Petugas juga berusaha menghilangkan trauma darinya akibat jeratan sebelumnya.

"Dua bulan lalu diselamatkan petugas setelah terjerat, lalu dirawat. Karena sudah sembuh dan sifat liarnya belum berubah, pelepasliaran dilakukan," terang Dian.

Baca Lainnya : Tega, Empat Ekor Beruang Madu Dibunuh, Dagingya Dibagi-bagi

Menurut Dian, pelepasliaran dilakukan tanggal 21 Juli silam di kawasan konservasi pengawasan BBKSDA. Lokasinya sangat jauh dari pemukiman penduduk sehingga keselamatan beruang ini lebih terjamin.

Pelepasan sendiri dipimpin langsung Kabid Wilayah I BBKSDA Riau Mulyo Hutomo. Tiba di lokasi pada petang hari, pelepasan baru dilakukan pada malam hari. Begitu kandang dibuka, beruang ini langsung keluar dan berlari ke arah hutan. Tak ada menengok lagi ke belakang sehingga petugas di lapangan juga aman dari serangannya.

"Si hitam beruang madu berjalan gagah dan seolah kegirangan keluar dari kandang menikmati kemerdekaannya," sebut Dian. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: