Heboh Beruang Terjerat Perangkap Babi, Warga Menyelamatkan

TrubusNews
Astri Sofyanti
24 Juli 2018   15:00 WIB

Komentar
Heboh Beruang Terjerat Perangkap Babi, Warga Menyelamatkan

Beruang (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Seekor beruang madu yang terjerat perangkap babi yang dipasang warga di Desa Junjungan, Batang Tuaka, Indragiri Hilir (Inhil) Riau berhasil diselamatkan warga. Penyelamatan tersebut dilakukan oleh seorang warga yang melihatnya telah tak berdaya.

"Beruang madu yang terjerat beruntung bisa diselamatkan oleh tim gabungan. Saat ditemukan tidak terlihat kaki beruang madu itu," jelas Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono kepada wartawan di Riau, Selasa (24/7).

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, tim gabungan penyelamatan satwa dilindungi itu yakni BBKSDA Riau bersama Polres Inhil langsung ke lokasi untuk mengevakuasi beruang malang itu.

Baca Lainnya: Beruang Liar Menyerang Warga di Riau, 1 Orang Tewas

"Kami langsung bergerak setelah ada seorang warga melapor ke jajaran Polres Inhil, ada beruang masuk jeratan. Dari sana pihak kepolisian melaporkan ke kita dan langsung bersama-sama ke lokasi untuk melakukan penyelamatan. Proses evakuasi juga dibantu Polhut," papar Haryono.

Saat tim gabungan menuju ke lokasi harus menempuh waktu selama satu jam dengan motor.

"Di lokasi tim rescue segera bekerja dengan cermat membebaskan satwa tersebut dari jeratan. Selanjutnya bersamawarga beruang itu dievakuasi ke perahu," paparnya.

Baca Lainnya: Diserang 2 Beruang Liar, Begini Kondisi Penyadap Karet di Rohul Saat Ini

Evakuasi dari lokasi saat itu sudah malam hari. Beruang madu berkelamin betina yang berumur sekitar 4 tahun itu dimasukan dalam kandang dan di bawa ke Tembilahan, Ibukota Kab Inhil. Akhirnya satwa tersebut bisa dibawa ke Klinik Transit untuk diserahkan ke drh Danang Estu Bagio bersama perawat satwa di BBKSDA Riau di Pekanbaru.

"Bila sudah selesai pengobatan dan pemulihan oleh tim medis, satwa tersebut akan segera dilepasliarkan kembali ke habitatnya sebagaimana satwa yang lain yang telah ditangani sebelumnya," tutup Haryono. [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: