Polda Jambi Ungkap Penyelundup Kulit dan Tulang Harimau Sumatera

TrubusNews
Syahroni
23 Juli 2018   06:30 WIB

Komentar
Polda Jambi Ungkap Penyelundup Kulit dan Tulang Harimau Sumatera

Ilustrasi (Foto : Ist/ Antara)

Trubus.id -- Satwa dilindungi masih menjadi komoditas yang marak diperjualbelikan di pasar gelap. Wajar saja, harga yang ditawarkan untuk satwa-satwa dilindungi ini baik hidup maupun mati, masih cukup tinggi.

Karena itu lah, pihak kepolisian dan petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di berbagai wilayah terus memerangi praktik jual beli satwa dilindungi ini. Namun mirisnya, meski sudah cukup banyak kasus yang terkuak, masih ada saja kejadian serupa yang terulang kembali.

Baca Lainnya : Lagi, Penjualan Kulit Harimau Berhasil Dibongkar

Seperti yang baru saja diungkap oleh BKSDA Jambi bersama Polda Jambi ini contohnya. Yah, kedua instansi ini berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kulit serta tulang belulang satwa dilindungi, harimau sumatera.

Barang bukti itu mereka temukan dari seorang pengemudi mobil. Kulit harimau yang diduga akan dijual itu diamankan petugas di kawasan Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

"Iya benar, kulit dan tulang belulang harimau itu sudah kita amankan tetapi masih dalam penyelidikan kita lebih lanjut, dan saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kasus itu," ujar Kasi Wilayah II BKSDA Jambi, Wawan Gunawan, Minggu (22/7) kemarin.

Ia menyebutkan selain mengamankan kulit harimau sebanyak 1 ekor, pihaknya juga mengamankan dua orang lainnya yang merupakan pengemudi mobil dan satu pemilik mobil yang kini masih dalam pemeriksaan petugas.

Baca Lainnya : Pembantaian 292 Ekor Buaya dan Usangnya UU Perlindungan Konservasi Satwa

"Mereka sementara kita tetapkan sebagai tersangka. Namun kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, mau dijual kemana kulit harimau dan tulang belulang harimau sumatera itu," katanya lagi.

Wawan merinci, dari tangan kedua tersangka, pihaknya menemukan kerangka kepala harimau, tulang iga harimau lalu tulang kaki harimau dan tulang badan serta kulitnya yang telah dipisahkan. Oleh para tersangka, barang bukti itu mereka sembunyikan di dalam sebuah kotak untuk mengelabui petugas. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: