Pertama Kali, Suhu Udara di Jogja Capai 16 Derajat Celcius

TrubusNews
Astri Sofyanti
20 Juli 2018   14:15 WIB

Komentar
Pertama Kali, Suhu Udara di Jogja Capai 16 Derajat Celcius

Malioboro, ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan dalam beberapa hari belakangan untuk pertama kalinya dalam sejarah suhu udara di Jogja mencapai titik terendah yakni 18 derajat Celcius.

"Suhu udara terendah khususnya malam hari, dalam beberapa hari ini berkisar 20 sampai 18 derajat Celcius," terang Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta Djoko Budiono di Yogyakarta, Jumat (20/7).

Lebih lanjut ia menjelaskan untuk wilayah dataran tinggi, seperti di kawasan Gunung Merapi, suhu udara bisa lebih rendah lagi bahkan bisa mencapai 16 derajat Celcius.

“Suhu udara dingin tersebut merupakan hal yang wajar sebagai salah satu karekteristik dari musim kemarau,” paparnya.

Dikatakan Djoko, berdasarkan catatan BMKG Yogyakarta, kandungan uap air dalam udara (kelembaban) saat ini rendah.

"Dengan rendahnya uap air dalam udara maka radiasi dari bumi langsung ke luar menuju atmosfer tanpa ada yang menyerap. Kondisi ini mengakibatkan suhu udara di sekitar bumi menjadi cepat dingin," lanjutnya lagi.

Bahkan Djoko memperkirakan suhu udara di Jogja yang terasa dingin masih akan terus terjadi dan berlangsung sepanjang musim kemarau, khususnya pada malam dan pagi hari tersebut.

“Diperkirakan puncak suhu udara dingin di Jogja terjadi Agustus nanti,” papar Djoko.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat selalu menjaga kesehatan serta mengurangi aktivitas pada malam hari karena cuaca bertambah dingin.

"Banyak minum air putih yang cukup karena udara dingin dan kering," tutupnya. [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: