50 Bayi Usia di Bawah Dua Tahun di Gorontalo, 'Diwisuda' Menteri Kesehatan

TrubusNews
Ihsan Maulana
17 Juli 2018   18:15 WIB

Komentar
50 Bayi Usia di Bawah Dua Tahun di Gorontalo, 'Diwisuda' Menteri Kesehatan

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek hari ini (17/7) mewisuda 50 bayi berusia di bawah dua tahun yang ada di Desa Iloponu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Ke 50 bayi ini dianggap lulus dengan baik karena sudah mendapat imunisasi dasar lengkap.

Prosesi wisuda unik ini sendiri ditujukan sebagai wujud apresiasi bagi orang tua bayi-bayi tersebut. Dalam prosesi wisuda ini, bayi-bayi tersebut juga mengenakan toga lengkap dan mendapat sertifikat yang menyatakan bahwa mereka telah mendapat semua imunisasi dasar.

Baca Lainnya : Stunting, Tubercolosis, dan Imunisasi Jadi Fokus Utama Rakerkesnas Kemenkes

Sertifikat itu sendiri nantinya akan dijadikan syarat untuk memasukkan mereka ke pendidikan anak usia dini ataupun taman kanak-kanak kelak saat usia mereka sudah beranjak.

"Saya kira ini bagus ya, memotivasi, agar ibu-ibu itu menggambarkan anaknya nanti sehat, pandai, dan akan jadi sarjana," ujar Nila, Selasa (17/7).

Salah seorang ibu yang hadir, Qorin Asyifa mengaku termotivasi mengimunisasi anaknya, ia juga tidak mengkhawatirkan efek pasca-imunisasi.

"Tidak khawatir anaknya sakit, karena sudah diberitahu oleh kader," ujar Qorin, yang berencana membawa anaknya untuk imunisasi campak dan rubella pada imunisasi massal Agustus-September nanti.

Baca Lainnya : Menkes Ingin Terus Sisir Daerah Papua yang Kurang Imunisasi dan Gizi

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir menyampaikan, pemerintah akan terus melakukan pengecekan ulang apabila masih ada anak yang belum diimunisasi lengkap. Petugas kesehatan juga secara persuasif akan mengajak orangtua membawa anaknya dalam melengkapi imunisasi dasar.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingi menyebutkan, prosesi wisuda bayi usia dua tahun yang sudah menjalani imunisasi lengkap ini mendukung upaya peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap di daerahnya menjadi 93 persen dari sebelumnya yang hanya 70 persen. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Wujudkan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Akuaponik

Inovasi   06 Agu 2020 - 14:10 WIB
Bagikan:          
Bagikan: