Diserang Buaya Liar, Selamat Nyaris Kehilangan Kaki Kirinya

TrubusNews
Syahroni
13 Juli 2018   21:00 WIB

Komentar
Diserang Buaya Liar, Selamat Nyaris Kehilangan Kaki Kirinya

Selamat, korban serangan buaya di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Seorang pria di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau ini, memang beruntung diberi nama Selamat. Entah karena nama atau karena keberuntungannya, dia berhasil 'selamat' dari serangan buaya meski satwa ganas di perairan itu telah menerkam kaki kirinya.

Tendangan dan pukulan dihujamkan Selamat kepada predator zaman purbakala itu. Upayanya berhasil dan keluar dari sungai. Selamat lalu dibawa ke rumah sakit terdekat oleh warga yang menemukannya bersimbah darah di tepi sungai.

Kapolsek Tapung Hulu, Ajun Komisaris Agus Pranata SH menerangkan, kejadian bermula ketika korban Selamat pergi ke kebun untuk memanen buah sawit bersama anaknya, Kamis (12/7) sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca Lainnya : Diam-Diam Intai Warga, Buaya di Ambon Berhasil Ditangkap Berkat Laporan Bocah

Karena kebunnya berada di seberang sungai, Selamat menyeberang sungai tanpa memakai sampan. Hal itu dilakukan karena Sungai Siak Pacah itu merupakan anak Sungai Siak yang airnya tergolong dangkal.

Namun demikian, petaka menimpa ketika ia menceburkan diri ke dalam sungai. Tiba-tiba, kaki kirinya langsung diterkam dan ditarik buaya ke dasar sungai. Selamat melawan. Begitu juga dengan anaknya. 

"Dengan sekuat tenaga korban melawan, dibantu anaknya. Korban berhasil lepas dari terkaman buaya dan naik menyelematkan diri," kata Agus, Jumat (13/7).

Anak korban meminta tolong kepada warga sekitar. Warga yang berdatangan kemudian langsung menolong Selamat dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Usai kejadian, petugas kepolisian langsung dihubungi. Petugas yang datang kemudian mendatangi lokasi. 

"Polisi yang mendapat kabar juga sudah melihat korban dan mendatangi lokasi buaya, tapi sudah tak terlihat," ucap Agus.

Atas kejadian ini, Kapolsek menghimbau warga di sekitar lokasi untuk waspada dan disarankan untuk sementara agar tidak beraktivitas i di sekitar sungai ini. Pihak kepolisian juga sudah melaporkan serangan satwa liar ini ke petugas Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Kejadian ini juga sudah dikordinasikan dengan BKSDA untuk penanggulangan buaya ini," sebut Agus.

Baca Lainnya : Buaya Mengganas Lagi, Dua Warga Jadi Korban Serangan

Terpisah, Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Dian Indriarti menyebut pihaknya sudah turun ke lokasi kejadian terkait serangan buaya ini. 

"Tim kami juga sudah berkordinasi dengan  aparat setempat dan memberikan bantuan uang pengobatan korban," sebut Dian.

Dian masih menunggu informasi di lapangan apakah anak sungai itu menjadi habitat buaya atau berasal dari sungai induknya. Pasalnya saat kejadian, debit air di anak sungai itu naik yang berasal dari Sungai Siak. [RN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: