Penerapan Ganjil Genap Jelang Asian Games Mampu Perbaiki Kualitas Udara di Ibukota

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
11 Juli 2018   12:30

Komentar
Penerapan Ganjil Genap Jelang Asian Games Mampu Perbaiki Kualitas Udara di Ibukota

Bundaran Hotel Indonesia (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Penerapan sistem ganjil genap yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyambut gelaran Olahraga Asian Games yang akan berlangsung Agustus nanti diklaim efektif memperbaiki kualitas udara di Ibukota dari polusi kendaraan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kadis Lingkungan DKI Jakarta, Isnawa Adji yang mengatakan, berdasarkan pemantauan dari Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, telah terjadi penurunan konsentrasi gas CO, NO dan HC selama penerapan perluasan sistem ganjil genap, di mana polutan jenis ini bersumber dari kendaraan bermotor.

"Berdasarkan hasil monitoring kualitas udara di Stasiun DKI 1 Bundaran Hotel Indonesia terjadi penurunan konsentrasi CO sebesar 1,7 persen, konsentrasi NO turun sebesar 14,7 persen dan konsentrasi HC turun sebesar 1,37 persen," ucapnya di Jakarta, Rabu (11/7).

Baca Lainnya : Pengendalian Pencemaran Udara Buruk, Pemprov DKI Jakarta Disomasi

Sementara di kawasan lain seperti, di Stasiun DKI 2 Kelapa Gading juga terpantau terjadi penurunan konsentrasi CO sebesar 1,15 persen, kosentrasi NO turun 7,03 persen, dan NO2 turun sebesar 2,01 persen. Sedangkan, di Stasiun DKI 4 Lubang Buaya terjadi penurunan kosentrasi CO sebesar 1,12 persen dan NO sebesar 7,46 persen.

"Jika dilihat sebenarnya semua parameter kualitas udara Jakarta masih di bawah baku mutu. Terlebih lagi dengan penerapan ganjil genap ini, polutan-polutan yang bersumber dari kendaraan bermotor semakin berkurang," tambah Isnawa.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan bahwa parameter kualitas udara PM-10 yaitu partikel udara atau debu yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron masih sedikit tinggi. Hal ini disebabkan masih berlangsungnya aktivitas pembangunan MRT, LRT dan penataan trotoar di Jalan Sudirman-Thamrin.

Baca Lainnya : Asosiasi Medis India: Hirup Udara New Delhi, Seperti Merokok 50 Batang per Hari

"Guna melihat keberhasilan penyelenggaraan Asian Games XVII yakni terciptanya udara bersih di Jakarta. Untuk itu kami mengimbau masyarakat turut berperan dalam menyukseskan Asian Games dengan menggunakan transportasi umum jika akan berpergian, hal ini bisa mengurangi kepadatan kendaraan sehingga tercipta kualitas udara yang bersih," paparnya.

Upaya lain yang akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam memperbaiki kualitas udara jelang Asian Games adalah mengelar uji emisi secara masif sejak 2017.

"Kami juga membuat aplikasi e-uji emisi, sehingga masyarakat dapat mencari bengkel penyelenggaran uji emisi dan mendaftar uji emisi mandiri secara online," tuturnya.

Baca Lainnya : Soal Polusi Udara, 2 Negara Ini Juaranya

Isnawa mengaku saat ini, sudah ada 218 bengkel uji emisi yang bersertifikasi dan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup melalui aplikasi e-uji emisi.

Diharapkan seluruh kendaraan panitia penyelenggaraan Asian Games, angkutan umum yang bertrayek di sekitar kawasan terselenggaranya Asian Games dan wisma atlit, serta Kendaraan Dinas Operasional Provinsi DKI Jakarta sudah lulus uji emisi.

Selain uji emisi kendaraan bermotor, Dinas Lingkungan Hidup juga melakukan pengawasan emisi sumber tidak bergerak dari aktifitas industri-industri di DKI Jakarta. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: