BPOM Ciptakan Label Pangan Baru yang Memudahkan Konsumen

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
10 Juli 2018   10:15

Komentar
BPOM Ciptakan Label Pangan Baru yang Memudahkan Konsumen

Ilustrasi susu kental manis (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menanggapi polemik label dan visualiasi iklan produk susu kental manis yang dianggap menyimpang, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah membuat Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Label dan Iklan Pangan. BPOM berencana atur label pangan lewat skema traffic light.

Lewat skema traffic light BPOM menginginkan label produk pangan akan diberi warna tertentu sesuai informasi gizi dan nutrisi, termasuk kandungan yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jika dikonsumi terlalu banyak seperti garam, gula dan lemak. 

"Kami harus memberikan label yang user friendly. Dibuat lebih mudah saat dibaca. Mungkin dengan warna seperti traffic light (lampu lalu-lintas)," ujar Penny Lukito, Kepala BPOM di Gedung C BPOM, Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Baca Lainnya : BPOM : Produsen Tidak Perlu Menghapus Kata Susu di SKM

Kata Penny, label warna hijau akan menggambarkan muatan kandungan garam, gula dan lemak yang tepat. Sementara label kuning dan merah, berarti hati-hati dan berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Cara ini mengemuka setelah heboh polemik susu kental manis yang tengah berkembang di masyarakat.

Meski mengakui susu kental manis tidak berbahaya untuk dikonsumsi, namun Penny menyesalkan muatan label dan visualisasi iklan produk susu kental manis yang dianggap menyimpang.

Baca Lainnya : Tak Hanya Susu Kental Manis, Produk Sari Buah Juga Dipertanyakan

Menurutnya, iklan susu kental manis kerap menggunakan pemeran anak di bawah usia lima tahun dan menggambarkan susu kental manis bisa dikonsumsi dengan cara diseduh.

Gambaran ini, bisa menyesatkan masyarakat dan membangun persepsi jika susu kental manis mengandung muatan nutrisi yang sama dengan susu. Dengan kata lain mengonsumsi susu kental manis sama saja dengan mengonsumsi susu. 

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S Lukman mengaku siap mengikuti aturan yang akan dan telah dibuat BPOM.

Baca Lainnya : BPOM Hapus Kata 'Susu' dari Produk 'Susu Kental Manis', Ini Tanggapan Menkes

"Kami sepakat untuk memenuhi apa yang telah ditentukan Badan POM seperti tidak bilang susu kental manis sebagai pengganti susu. Kami juga mengimbau masyarakat untuk melihat dan memberi masukkan yang benar. Konsumen mohon menjadi konsumen cerdas, jangan termakan isu berkembang, dan selalu membaca label," ujar Adhi.

Dengan adanya pengaturan label pangan lewat skema traffic light, BPOM menginginkan semua informasi gamblang tentang kandungan nutrisi suatu produk bisa didapat masyarakat. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: