Bantul Siapkan Bawang Merah Organik Jadi Produk Unggulan

TrubusNews
Thomas Aquinus
09 Juli 2018   08:00 WIB

Komentar
Bantul Siapkan Bawang Merah Organik Jadi Produk Unggulan

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Suksesnya penanaman bawang merah organik di Dusun Nawungan I, Selopamioro, Imogiri, Bantul membuat Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul terdorong untuk mengembangkan pertanian bawang merah organik di wilayah lain.

“Setelah Nawungan ini kita akan coba tanam bawang merah di daerah Goa Cerme, sejauh ini kami optimis di lokasi tersebut (Goa Cerme) tanaman bawang bisa tumbuh baik juga dengan sistem penanaman organik,” ujar Kepala Diperpautkan Bantul, Pulung Hariyadi, beberapa waktu lalu.

Baca Lainnya : Puluhan Hektare Lahan Bawang Merah di Probolinggo, Ludes Dilalap Ulat Grayak

Menurut Pulung, wilayah lahan pertanian di daerah Goa Cerme mempunyai kontur dan karakter tanah yang hampir mirip dengan tanah di daerah Nawungan.

Selain itu ketersediaan air sebagai salah satu kunci sistem pertanian organik di Goa Cerme ini diklaim tak mengalami kendala berarti.

“Perkiraan kami ada sekitar 50 hektar lahan pertanian di Goa Cerme ini bisa ditanami bawang merah dengan sistem organik. Luasan lahan itu akan menambah lahan pertanian bawang merah sistem organik di Bantul yang kita target sampai 190 hektar termasuk di Nawungan,” ujar Pulung.

Baca Lainnya : Pemkot Sukabumi Mulai Waspadai Peredaran Bawang Merah

Saat ini semakin banyak lahan pertanian yang diperuntukkan untuk bawang merah organik. Hal tersebut karena bawang merah yang ditanam dengan sistem organik ini makin digemari oleh banyak kalangan. Bawang merah organik memiliki keunggulan aroma yang keluar lebih kuat dan tahan lebih lama selama pengemasannya baik.

Menurutnya, ini karena pupuk dan pestisida yang dipakai untuk bawang merah organik tidak memakai zat kimia. Melainkan, bahan alami dari alam. Maka tidak heran jika kemudian harga bawang merah organik ini bisa lebih mahal dibanding bawang merah konvensional.

“Meskipun lebih mahal tapi bawang merah organik ini sudah banyak peminatnya. Mereka rela mengeluarkan uang lebih asalkan bisa hidup dengan bahan makanan yang lebih sehat,” ujar Pulung.

Baca Lainnya : Kasus Bawang Merah Palsu Terungkap, Petani Berharap Ada Efek Jera  

Mengingat respon pasar yang baik, Pemkab Bantul berencana menggandeng kelompok tani untuk mengutamakan bawang merah organik pada akhir tahun menjadi salah satu produk unggulan asli Bantul.

Daerah Bantul sendiri, memiliki luas lahan pertanian bawang merah di kisaran 700 hektar yang tersebar di wilayah Kretak, Sanden dan Srandakan. Luas wilayah teresbut akan terus dijaga supaya terjadi kestabilan harga bawang merah. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: