Jaringan Air PDAM Masuk, Tapi 23 Desa di Jogja Masih Rawan Kekeringan

TrubusNews
Ihsan Maulana
08 Juli 2018   11:15 WIB

Komentar
Jaringan Air PDAM Masuk, Tapi 23 Desa di Jogja Masih Rawan Kekeringan

Ilustrasi (Foto : Pixabay/Pexels)

Trubus.id -- Trubus.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprakirakan wilayah terdampak kekurangan air bersih telah berkurang dengan masuknya jaringan air dari PDAM serta pamsimas.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kulon Progo, Hepi Eko Nugroho, menyatakan jumlah desa rawan kekeringan saat ini semakin berkurang. Apabila sebelumnya ada 23 desa yang terpetakan rawan kekeringan, kini telah berkurang sebanyak empat desa.

"Untuk peta kekeringan di Kulon Progo masih tetap, yakni di enam kecamatan. Namun wilayah kekurangan air bersih saat ini banyak berkurang," ujar Hepi di Kulon Progo, Minggu (8/7).

Ia merinci, enam kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan yakni Kokap, Girimulyo, Samigaluh, Sentolo, Nanggulan serta Lendah.  "Masyarakat dan pemerintah desa juga sudah memanfaatkan sumber mata air untuk dialirkan ke rumah warga, seperti di Dusun Wonobroto, Desa Tuknoso," sambungnya.

Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Ariadi, menyebutkan, dalam mengatasi kekeringan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Distribusi air juga masih ditangani oleh Dinas Sosial dan pihak ketiga yang ingin melakukan penyaluran bantuan air.

Baca Lainnya : Karawang Akan Alami Kekeringan Tiga Bulan Kedepan

Sejumlah relawan telah dipersiapkan untuk membantu menyalurkan bantuan apabila terjadi kekurangan air di rumah warga.

"Sekarang kami selaku koordinator, karena kekeringan merupakan kewenangan kami, maka kami mengkoordinaskan teman-teman yang ada di Dinas Sosial maupun CSR atau PMI," sambungnya.

"Tapi untuk sekarang, kekurangan air bersih yang terjadi di masyarakat masih dapat diatasi Dinsos melalui Tagananya. Kami berharap kekeringan tidak meluas," lanjutnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: