Keren, Pariaman Olah Sampah Organik Jadi Pupuk untuk Taman Kota

TrubusNews
Ihsan Maulana
06 Juli 2018   17:30 WIB

Komentar
Keren, Pariaman Olah Sampah Organik Jadi Pupuk untuk Taman Kota

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sampah organik yang dihasilkan dari Kota Pariaman Sumatera Barat, sudah empat tahun terakhir ini diolah Pemkot Pariaman untuk menjadi pupuk kompos untuk kebutuhan pupuk di taman-taman kota.

"Ya, pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos ini sudah berjalan empat tahun terakhir. Rata-rata produksinya mencapai 60 kilogram tiap pengolahan," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pariaman, Adrial di Pariaman, Jumat (6/7).

Ia menjelaskan, bahan utama pengolahan pupuk kompos ini adalah kotoran sapi, sekam padi, daun-daun serta aneka tumbuhan lainnya.

Baca Lainnya : Jaga Kebersihan, DLH Cianjur Wajibkan Seluruh Pegawai Bawa Sampah ke Kantor

Sementara dalam proses pengolahan pupuk, setidaknya membutuhkan waktu hingga 20 hari sampai siap digunakan untuk kebutuhan taman kota disana.

"Tapi produksi pupuk kompos ini belum maksimal, dan belum dikomersilkan juga sehingga hanya sebatas pemenuhan kebutuhan taman kota saja," paparnya.

Terbatasnya tenaga kerja dan mesin pengolah, menyebabkan pupuk kompos yang dihasilkan belum maksimal.

Baca Lainnya : Bank Dunia Kucurkan 2,275 Juta Dollar AS Tangani Sampah Plastik RI

"Mesin pengolahan kita memang masih terbatas, apalagi hanya dikerjakan oleh dua orang tenaga kerja sehingga produksinya memang sangat minim," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan dan Pertanaman DLH Kota Pariaman, Bakri menyebutkan, selain terkendala jumlah personel dan mesin pengolahan, lokasi untuk pembuatan dan anggaran operasional juga harus ditambah untuk memaksimalkan pembuatan pupuk kompos.

"Pemerintah daerah optimistis, jika semua mesin pengolahan lengkap termasuk sumber daya manusianya, maka pupuk kompos yang diolah bisa dikomersilkan sehingga menambah pemasukan Kota Pariaman," tandasnya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: