Pemetaan Kawasan Rawan Kekeringan, Cara Sukabumi Waspadai Dampak Musim Kemarau

TrubusNews
Ihsan Maulana
06 Juli 2018   16:30 WIB

Komentar
Pemetaan Kawasan Rawan Kekeringan, Cara Sukabumi Waspadai Dampak Musim Kemarau

Ilustrasi kekeringan. (Foto : TIMES Live)

Trubus.id -- Kota Sukabumi di Jawa Barat mulai mewaspadai dampak musim kemarau yang merambah seluruh wilayah di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah setempat ialah pemetaan kawasan rawan kekeringan.

"Kami tetap melakukan pemetaan, meski sebenarnya di Sukabumi rata-rata masih normal,’’ ungkap Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami ketika dihubungi awak media, Jumat (6/7).

Baca Lainnya : Oktober, Prediksi BPBD Karawang tentang Kekeringan di Wilayahnya

Zulkarnain menegaskan, BPBD Sukabumi tetap mewaspadai dampak kekeringan dengan berbagai langkah antisipasi. Sehingga, jika nanti terjadi kekeringan, petugas dan masyarakat di lapangan bisa langsung menghadapinya. Musim kemarau 2017 lalu, BPBD setempat memetakan kawasan rawan terdampak kekeringan ada di Kecamatan Baros, Cibeureum, dan Lembursitu.

Baca Lainnya : Tanggulangi Kekeringan di NTT, Segini Dana yang Harus Disiapkan Pemerintah

Selain itu, petugas juga akan melakukan pemantauan kondisi hidrometeorologi yang berlangsung untuk zona Sukabumi.

Zulkarnain menuturkan jika ada laporan warga yang mengalami kesulitan air bersih, pemerintah setempat akan segera membantu pasokan air bersih. Bantuan ini akan dikoordinasikan dengan instansi terkait seperti PDAM Kota Sukabumi. [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: