Seekor Orang Utan Liar Ditemukan Mati dengan Tubuh Penuh Luka, Siapa Pembunuhnya?

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
04 Juli 2018   22:15

Komentar
Seekor Orang Utan Liar Ditemukan Mati dengan Tubuh Penuh Luka, Siapa Pembunuhnya?

Petugas mengidentifikasi bangkai orang utan yang ditemukan di Seruyan, Kalteng. (Foto : Doc/ OFI)

Trubus.id -- Seekor orang utan jantan ditemukan dalam kondisi membusuk di sebuah kanal perkebunan yang berjarak sekitar 7,8 km dari Taman Nasional Tanjung Puting, Seruyan, Kalimantan Tengah, Minggu (1/7) lalu. 

Tragisnya, petugas dari Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA), Gakkum Palangkaraya, serta Orangutan Foundation Internasional (OFI) yang datang sehari kemudian, menemukan sejumlah bekas luka penganiayaan di tubuh satwa langka itu.

Baca Lainnya : Di Tengah Ancaman Kepunahan, 2 Anak Orang Utan Ini Terlahir ke Dunia

"Kondisi orang utan itu di dalam kanal/parit tersangkut di batang kayu yang digunakan untuk menyeberang kanal. Kondisinya sudah membusuk, karena mungkin proses di dalam air, dan kondisi perut dan leher berlubang," kata Field Director OFI, Fajar Dewanto, Rabu (4/7).

Melalui identifikasi awal juga diketahui, orang utan itu ternyata adalah orang utan yang sama yang pernah diselamatkan OFI pada tahun 2014 silam. Kala itu, orang utan itu ditemukan di wilayah yang sama hanya berbeda blok. Orang utan itu kemudian ditranslokasi ke wilayah lain.

Bahkan sebelum dipindahkan, orang utan liar itu sempat diberi nama. Baen mereka memanggilnya.  

"Identifikasi awal kita pastikan orang utan jantan liar yang pernah kita rescue 23 September 2014, kita beri nama Baen. Waktu kita translokasi itu lokasinya di blok R 31-32, lalu kita temukan matinya di blok Q 45," terangnya. 

Baca Lainnya : Kasihan, Dipelihara Warga, Anak Orang Utan Ini Terserang Gizi Buruk dan Cacingan

Fajar mengakui, usai proses nekropsi diketahui, orang utan tersebut tewas karena penganiayaan berat. Namun demikian, mereka belum bisa mengetahui siapa pelakunya. 

"Hasil X-Ray ditemukan peluru senapan angin di pinggang kiri 2, di jari tengah kaki kiri 1, di daerah kepala 2, di lengan kanan 2, ditemukan juga bekas patah tulang lengan kanan yang sudah menyambung," kata Fajar.

Terkait kondisinya yang sudah mulai membusuk, Fajar menduga, orang utan tersebut sudah mati sejak 1 sampai dengan 2 minggu lalu. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: