Pengungsi Gunung Agung Terus Bertambah, Jumlahnya Capai 3.200 Jiwa

TrubusNews
Astri Sofyanti
04 Juli 2018   16:45 WIB

Komentar
Pengungsi Gunung Agung Terus Bertambah, Jumlahnya Capai 3.200 Jiwa

Pengungsi erupsi Gunung Agung. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sampai saat ini, jumlah pengungsi yang terdampak erupsi Gunung Agung terus bertambah. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karangasem, Bali, Ni Ketut Puspakumari menyatakan, di lapangan sebanyak 29 titik pengungsian telah tersebar secara merata di sejumlah desa di enam kecamatan, Kabupaten Karangasem.

"Untuk pendataan pengungsi, diserahkan ke masing-masing desa di tempat-tempat menerima pengungsi. Kemudian dilaporkan ke kecamatan dan setelah itu melapor ke pusat data di Posko Utama Tanah Ampo, Karangsem," ujar Puspakumari ketika meninjau posko pengungsian di Balai Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, di Kecamatan Rendang, Desa Rendang, Karangasem, Rabu (4/7).

Baca Lainnya : Pengungsi Gunung Agung Bertambah Menjadi 2.731 Jiwa

Ia menambahkan, hingga Rabu (4/7), jumlah pengungsi yang terdata sudah mencapai 3.200 orang yang berada di seluruh posko pengungsian. Sedangkan posko pengungsian yang berada di luar Karangasem yaitu di Kabupaten Gianyar yang baru masuk ada 18 pengungsi.

Sementara untuk kebutuhan logistik buat para pengungsi, Puspakumari mengatakan bahwa sudah sebagian kebutuhan logistik diberikan ke kecamatan-kecamatan yang ada posko pengungsi.

"Untuk penanganan di bidang sosial khususnya logistik, kita koordinasi ke masing-masing kecamatan untuk memfasilitasi pengungsi di setiap masing-masing pos. Jadi dari di Dinas Sosial memenuhi permintaan dari kecamatan-kecamatan," ucapnya.

Baca Lainnya : Pengungsi Gunung Agung di Balai Banjar, Belum Dapat Kiriman Bantuan

Lebih lanjut Puspakumari mengatakan, pihaknya akan terus menunjuk rekanan untuk memenuhi kebutuhan logistik tersebut. Hal ini dilakukan karena persediaan logistik bagi para pengungsi di Kabupaten Karangasem masih mencukupi.

"Kebutuhan utamanya adalah beras, kami masih ada persediaan di Bulog untuk kebutuhan beras pengungsi dan masih tercukupi. Untuk logistik, yang masih kurang kita koordinasikan dan memenuhinya dengan membeli dengan ketersediaan dana yang ada di Pemerintah Kabupaten Karangasem," tutup Puspakumari. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: