Operasi Pencarian Korban Dihentikan, Tim SAR Tetap Siaga di Danau Toba

TrubusNews
Syahroni
03 Juli 2018   22:45 WIB

Komentar
Operasi Pencarian Korban Dihentikan, Tim SAR Tetap Siaga di Danau Toba

Tim SAR tragedi KM Sinar Bangun. (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Tim SAR gabungan akhirnya menghentikan operasi pencarian korban dan Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba. Operasi pencarian diberhentikan pada hari ini, Selasa (3/7).

Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan mengatakan, meski operasi pencarian diberhentikan pada hari ke-16, sejumlah personel dari tim SAR tetap disiagakan di Danau Toba untuk melakukan pemantauan.

“Hari ini operasi pencarian resmi diberhentikan. Namun akan ada operasi rutin di Parapat. Akan ada personel SAR yang siaga di Danau Toba,” katanya.

Baca Lainnya : Luhut Panjaitan: Saya Jamin Anak Korban KM Sinar Bangun Tidak Putus Sekolah

Budiawan juga menyebut, selain tim SAR, juga akan disiagakan sejumlah peralatan seperti kapal dan perahu karet. Hal ini untuk memperlancar operasi rutin di perairan Danau Toba. 

“Apabila ada laporan temuan jasad di Danau Toba, tim SAR segera melakukan evakuasi. Selain tim SAR, juga ada TNI AL dan Polisi Air,” sebutnya.

Dihentikannya operasi pencarian KM Sinar Bangun hasil musyawarah tim SAR gabungan dan keluarga korban beserta Pemerintah Kabupaten Simalungun. Setelah diberhentikan, juga akan dibangun monumen.

“Setelah peletakan batu pertama monumen, dan untuk mengenang para korban tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun, juga dilaksanakan proses doa bersama dan tabur bunga,” terang Budiawan.

Baca Lainnya : Kenang Korban KM Sinar Bangun, Sebuah Monumen Akan Dibangun di Danau Toba

Monumen yang dibangun di Pelabuhan Tigaras akan berbentuk kapal. Pada monumen akan tertulis nama-nama dan tanggal lahir para korban KM Sinar Bangun.

Dalam peristiwa tersebut, Pemkab Simalungun menjanjikan bantuan sebesar Rp 2 juta per orang. Selain Pemkab, Kementerian Sosial juga memberikan bantuan Rp 15 juta, ditambah bantuan dari Jasa Raharja.

Hasil pencarian korban, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 24 orang. Dari jumlah itu, 21 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan 3 orang meninggal dunia. 164 orang masih hilang. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: