Wapres: Gunung Agung Erupsi Lagi, Tim di Lokasi Bencana Sudah Tahu Tugasnya

TrubusNews
Astri Sofyanti
03 Juli 2018   17:45 WIB

Komentar
Wapres: Gunung Agung Erupsi Lagi, Tim di Lokasi Bencana Sudah Tahu Tugasnya

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla saat ditemui di acara Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi, di Hotel Bidakara, Jakarta (3/7). (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali kembali mengalami erupsi Senin (2/7) malam. Kejadian ini merupakan kejadian yang kesekian kalinya sejak aktivitas Gunung Agung meningkat kembali beberapa hari terakhir.

Menanggapi bencana alam ini, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) juga menilai kejadian tersebut sebagai hal yang alamiah.

“Itu kan alamiah, bukan suatu hal yang baru,” ucap JK usai menghadiri Seminar Wisyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) ke XI di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (3/7).

Menurut JK, untuk langkah penangannya akibat bencana ini, tim bantuan di lapangan sudah tahu bagaimana harus berkoordinasi terhadap aktivitas vulkanik Gunung Agung. 

Baca Lainnya : SAR Denpasar Siagakan Puluhan Petugas di Titik Rawan Pengungsi Gunung Agung

Baca Lainnya : Pantauan BMKG, Debu Vulkanik Gunung Agung Tak Terdeteksi Satelit

"Dulu juga disiapkan tempat penampungan, makanan, air. Itu (erupsi) kalau timbul lagi maka kembali lagi seperti itu. Nanti ada BNPB, ada Basarnas, sudah tahu koordinasinya," sambung JK.

Sebagaimana diketahui, terkait erupsi Gunung Agung hingga, Selasa (3/7) pagi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai masih beroperasi dengan normal.

Berdasarkan pantauan satelit himawari sampai dengan pukul 10.00 WITA menunjukkan arah angin dan sebaran debu vulkanik yang mengarah ke barat dan belum mengarah atau menutupi kawasan ruang udara (airspace) bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

"Angkasa Pura I akan terus berkoordinasi dengan pihak pihak terkait seperti BMKG, Direktorat Navigasi Penerbangan, AirNav Indonesia, dan maskapai untuk memonitor persebaran debu vulkanik secara berkala," ungkap Corporate Secretary Angkasa Pura I Israwadi dalam keterangan resminya, Selasa (3/7). [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: