Paparan Abu Vulkanik Gunung Agung, Juga Ancam Kesehatan Warga Jember

TrubusNews
Astri Sofyanti
03 Juli 2018   20:45 WIB

Komentar
Paparan Abu Vulkanik Gunung Agung, Juga Ancam Kesehatan Warga Jember

Hujan abu vulkanis Gunung Agung mulai turun hingga ke Jember Jawa Timur. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dampak dari aktivitas vulkanik Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali, ternyata juga dirasakan warga Kabupaten Jember, Jawa Timur. Yah, hujan abu vulkanis dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah di kabupaten tersebut.

Seorang warga Jember, Hasan merasakan dampak hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung. Akibatnya beberapa kali ia harus membersihkan lapisan abu tipis pada kaca mobilnya selama perjalanan. 

Baca Lainnya : Agar Masyarakat Terhindar dari Bahaya Abu Vulkanik Gunung Agung, Ini Langkah PMI

"Beberapa kali saya harus membersihkan agar jarak pandang saat menyetir mobil tidak terganggu," tutur Hasan.

Kondisi ini juga dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo. Namun ia mengaku belum mendapat rincian wilayah mana saja yang terdampak.

"Sebagian warga mulai merasakan guyuran hujan abu vulkanik yang sangat tipis, tapi sampai sekarang saya belum mendapat laporan wilayah kecamatan mana saja yang terdampak abu vulkanik Gunung Agung," kata Herudi Jember, Selasa (3/7).

Guna mencegah bahaya yang bisa ditimbulkan akibat paparan abu vulkanik ini, BPBD Jember mulai membagikan masker kepada warga. Selain itu, pihaknya juga mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan selalu menggunakan masker.

Baca Lainnya : Gunung Agung Erupsi Lagi, Hutan di Sekeliling Puncak, Ludes Dilahap Lava

Lebih lanjut ia menjelaskan, BPBD Jember juga sudah menyampaikan kepada warga informasi mengenai erupsi Gunung Agung dan kemungkinan dampak sebaran abu vulkaniknya di wilayah Jember.

"Masyarakat tidak perlu panik terhadap dampak abu vulkanik Gunung Agung di Jember, namun kami imbau masyarakat menggunakan masker saat bepergian ke luar rumah dan mengurangi aktivitas di luar yang tidak perlu," paparnya.[RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: