Tanggulangi Kekeringan di NTT, Segini Dana yang Harus Disiapkan Pemerintah

TrubusNews
Ihsan Maulana
03 Juli 2018   08:30 WIB

Komentar
Tanggulangi Kekeringan di NTT, Segini Dana yang Harus Disiapkan Pemerintah

Ilustrasi (Foto : Pixabay)

Trubus.id -- Kekeringan tengah melanda beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Berbagai upaya penanggulangan pun kini tengah dilakukan. Namun untuk melakukan hal itu, banyak dana yang harus dikeluarkan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT memprediksi, total anggaran untuk menanggulangi bencana kekeringan yang sedang terjadi saat ini diprediksi mencapai Rp20 miliar.

Baca Lainnya : Hingga Akhir Juni, Kekeringan Sudah Merambah ke Tujuh Kabupaten di NTT

"Jika berkaca pada anggaran kekeringan tahun-tahun sebelumnya, jumlahnya diperkirakan bisa mencapai Rp20 miliar dari total kabupaten yang mengajukan proposal," ujar Kepala BPBD NTT, Tini Tadeus di Kupang, Senin (2/7) kemarin.

Hal tersebut disampaikannya dalam menanggapi meluasnya kasus kekeringan ekstrem di 11 kabupaten di NTT, karena musim kemarau berkepanjangan. Tini menambahkan, anggaran tersebut masih ada di pusat, sehingga jika ada proposal yang masuk maka akan langsung dicairkan oleh BNPB sesuai dengan proposal yang diajukan.

"Tapi dana sebesar itu tergantung dari inisiatif setiap kabupaten yang menganjurkan berapa anggaran yang ingin dicairkan," tambahnya.

Meski demikian, ia menjelaskan jika  kesulitan yang dihadapi BNPB adalah proses pencairan dana atau anggaran itu terjadi pada Oktober, padahal seharusnya jika ancaman kekeringan berlangsung pada hari itu, maka anggarannya harus dicairkan pada saat itu juga.

Baca Lainnya : Sejumlah Wilayah di NTT Alami Kekeringan Ekstrem

"Hambatannya karena proses pencairan dana memakan waktu yang lama sehingga diperlukan kesabaran dari setiap kabupaten jika ingin mencairkannya," katanya menambahkan.

Namun demikian, sebelum dana bencana cair, BNPB akan lebih dulu menurunkan tim verifikasinya untuk memantau secara langsung apakah benar ada bencana di daerah itu. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Waspada, Penggunaan Hand Sanitizer Jangan Berlebihan

Peristiwa   30 Mar 2020 - 13:05 WIB
Bagikan:          
Bagikan: