Pembunuh Gajah Jinak di Aceh Timur Ditangkap, BKSDA Aceh Siapkan Hadiah

TrubusNews
Syahroni
02 Juli 2018   19:45 WIB

Komentar
Pembunuh Gajah Jinak di Aceh Timur Ditangkap, BKSDA Aceh Siapkan Hadiah

Petugas mengidentifikasi bangkai gajah bernama Bunta yang mati dibunuh. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Teka teki pelaku pembunuhan Bunta, gajah jinak yang kerap membantu menghalau gajah liar di kawasan Conservation Respon Unit (CRU) Serbajadi, Aceh Timur, akhirnya terungkap. Bahkan pihak kepolisian kini sudah berhasil mengamankan 2 pelakunya.

"Benar dua tersangka telah kita amankan. Termasuk barang bukti gadingnya," kata Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, Senin (2/7).

Yah, dari tangan kedua pelaku, polisi juga mengamankan gading sepanjang 126 sentimeter dengan 12 kilogram yang diduga milik Bunta. Pun demikian, polisi juga masih memburu pelaku lain yang terlibat dalam sindikat ini.

Baca Lainnya : Gajah Jinak Penengah Konflik Satwa dan Manusia, Mati Diracun dan Gadingnya Dicuri

Kapolres menambahkan, kedua pelaku yang tercatat sebagai warga Aceh Timur ini diamankan dari dua lokasi dan waktu yang berbeda. Sementara, barang bukti gading tersebut diamankan dari lokasi persebunyian mereka. 

Meski demikian, Kapolres mengatakan, gading yang diamankan dari tangan kedua pelaku lebih dulu akan disesuaikan dengan gading yang sebelumnya diamankan dari bangkai Bunta.

"Sejauh ini hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab kematian juga belum keluar," papar Kapolres.

Pun demikian, guna kepentingan penyidikan, pihak kepolisian belum bersedia membeberkan identitas para pelaku. Kapolres menyebut, identitas mereka baru akan diungkap dalam konferensi resmi Polres Aceh Timur, bersama tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Bareskrim, dalam waktu dekat ini.

Baca Lainnya : Kepolisian Mulai Dapatkan Petunjuk Kasus Pembunuhan Gajah Jinak di Aceh

Terkait dengan sayembara berhadiah yang dibuat Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh guna mengungkap para pelaku pembunuhan Bunta, Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo mengaku akan mencari waktu yang tepat untuk memberikan hadiah itu.

"Kalau reward kami sedang cari waktu yang pas ya. Sedang kami bicarakan dengan mitra," ungkap Sapto, Senin (2/6). 

Di luar sayembara, Sapto juga mengapresiasi langkah polisi yang telah berhasil menjalankan tugasnya. Kini ia berharap kedua pelaku dihukum seberat-beratnya. Ia juga berharap pelaku lain bisa segera ditangkap.

Baca Lainnya : Buru Pembunuh Bunta, BKSDA Aceh Gelar Sayembara Berhadiah Rp10 Juta

"Pelaku bisa dihukum seberat-seberatnya sesuai aturan yang ada. Kami mengapresiasi Polres Aceh Timur atas penangkapan tersebut," kata Sapto lagi. 

Sementara itu, sebelumnya ramai dikabarkan, Bunta ditemukan mati di sekitar CRU di Dusun Jamur Batang, Gampong Bunin, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, Sabtu (9/6) silam. Bunta ditemukan mati pertama kali oleh Saifuddin, selaku petugas CRU.

Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB itu, Saifuddin berencana memindahkan Bunta, tapi ia malah menemukan Bunta mati dengan kondisi mengenaskan. Pipi sebelah kiri Bunta mengalami luka bekas bacokan, dan gading sebelah kirinya hilang. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: