Kekhawatiran Pelaku Pariwisata Jika Gunung Agung Kembali Erupsi

TrubusNews
Astri Sofyanti
30 Juni 2018   13:00 WIB

Komentar
Kekhawatiran Pelaku Pariwisata Jika Gunung Agung Kembali Erupsi

Gunung Agung kembali meletus pada Kamis (28/6). (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Aktivitas Gunung Agung yang mengalami erupsi lagi pada Kamis (28/6) masih menjadi kekhawatiran para pelaku pariwisata Bali. Wajar, apalagi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sempat ditutup beberapa jam karena abu vulkanik Gunung Agung dapat membahayakan segala penerbangan, dari dan ke Bali.

Wisatawan yang akan berkunjung ke Bali sempat tertunda karena peningkatan aktivitas gunung berapi tersebut. Bahkan, tidak sedkit yang akhirnya membatalkan keberangkatannya ke Bali dengan alasan keamanaan. Hal ini tentu mengakibatkan penurunan wisatawan yang signifikan.

Baca Lainnya : 74.928 Penumpang di Bandara Ngurah Rai Tak Bisa Terbang, Dampak Erupsi Gunung Agung

"Sampai sekarang, kita juga belum bisa memprediksi. Kalau Gunung Agung kembali erupsi, sektor pariwisata pasti terganggu," ucap Manager Marketing Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur, Ari Sulistiari di Sanur, Sabtu (30/6).

Ari mengatakan jika penerbangan berpengaruh terhadap intensitas letusan Gunung Agung.

"Bandara Ngurah Rai sampai kemarin siang masih dinyatakan ditutup. Kondisi tersebut membuat banyak wisatawan merasa terisolir dan harus memperpanjang keberadaannya di Bali," paparnya.

Baca Lainnya : Meletus Lagi, Gunung Agung Hembuskan Abu Vulkanik 1.500 Meter di Atas Puncak

Bagi wisatawan yang belum bisa kembali ke negaranya, mereka dengan terpaksa pasti harus tinggal di Bali hingga kondisi penerbangan dinyatakan aman.

"Pihak kami pasti akan memberlakukan aturan sesuai dengan imbauan dari gubernur dan PHRI Bali, seperti memberangkatkan ke bandara terdekat jika aktivitas Gunung Agung kembali meningkat," tutupnya. [DF]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: