Bandara Banyuwangi Dirikan Posko Tanggap Bencana Erupsi Gunung Agung

TrubusNews
Astri Sofyanti
29 Juni 2018   18:45 WIB

Komentar
Bandara Banyuwangi Dirikan Posko Tanggap Bencana Erupsi Gunung Agung

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id --  

Bandara Banyuwangi turut mendirikan posko tanggap bencana Gunung Agung, Bali karena menyusul peningkatan aktivitas Gunung Agung yang mengalami erupsi, Kamis (28/6) sore.

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Manager Maintenance Facility Bandara Banyuwangi, Andry Lesmana. Kepada wartawan ia mengatakan bahwa saat ini sejumlah personel sudah diturunkan untuk bersiaga di posko yang didirikan di Bandara Banyuwangi ini.

Baca Lainnya : 74.928 Penumpang di Bandara Ngurah Rai Tak Bisa Terbang, Dampak Erupsi Gunung Agung

Meski mendirikan posko tanggap bencana Gunung Agung, Bandara Banyuwangi masih tetap beroperasi dan tidak menggangu mobilitas bandara.

"Sampai saat ini Bandara Banyuwangi masih normal, karena belum menerima Notice To Airmen (Notam) dari Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia), terkait penutupan Bandara" kata Andry kepada wartawan di Banyuwangi, Jumat (29/6). 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa posko tersebut juga akan memberikan informasi terkait perkembangan terbaru erupsi Gunung Agung sekaligus perkembangan aktivitas di Bandara Banyuwangi sehingga memudahkan para penumpang mendapatkan informasi.

Baca Lainnya : Efek Sebaran Debu Vulkanik Gunung Agung, 3 Bandara Ditutup

"Masyarakat yang ingin mengetahui informasi terkini terkait aktivitas bandara bisa langsung ke posko, termasuk informasi kepastian berangkat penerbangan," tambahnya.

Sebelumnya berdasarkan pantauan dari satelit Himawari, sebaran debu vulkanik dari Gunung Agung sudah mengarah ke wilayah Barat Laut dan Barat Daya, dampak dari sebaran debu Vulaknik tersebut, Airnav Indonesia mengeluarkan Notam, penutupan Bandara Internasional I Ngurah Rai. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: