Status Siaga Bencana Sudah Dicabut, Tapi Longsor Masih Berpotensi Terjadi di Cianjur

TrubusNews
Ihsan Maulana
29 Juni 2018   17:30 WIB

Komentar
Status Siaga Bencana Sudah Dicabut, Tapi Longsor Masih Berpotensi Terjadi di Cianjur

Ilustrasi (Foto : Pixabay)

Trubus.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat tak hentinya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana alam seperti banjir dan longsor. Langkah ini diambil karena masih tingginya intensitas hujan di wilayah ini.

Terkait dengan hal itu, BPBD Cianjur juga terus melakukan komunikasi dengan BMKG mengenai kondisi musim di bulan Juni 2018 yang seharusnya sudah beralih dari hujan ke kemarau.

Baca Lainnya : Puncak Longsor Lagi, Jalur Ciloto-Gunung Mas yang Menuju Cianjur Ditutup Total

Kepala BPBD Cianjur, Doddy Permadi menjelaskan, meski status siaga bencana banjir dan longsor telah berakhir, namun curah hujan masih tinggi. Tingginya intensitas hujan beberapa waktu terakhir, juga sempat menimbulkan genangan di beberapa titik jalan protokol serta di beberapa kelurahan di Cianjur.

Karena kondisi cuaca peralihan musim belum bisa diperkirakan kapan dimulainya, pihak BPBD akhirnya mengintensifkan koordinasi dengan BMKG.

"Kami belum menerima informasi terbaru dari BMKG, tapi sudah dilakukan koordinasi dan kami meminta data peralihan musim. Termasuk untuk kondisi cuaca guna antisipasi dampak bencana," imbuhnya.

Baca Lainnya : Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor di Cianjur, Diperpanjang Sampai 31 Maret

Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir ini juga membuat potensi bencana banjir dan longsor masih tinggi, terlebih karena selama sebulan, cuaca panas lebih dulu terjadi, sehingga tanah mulai retak.

"Maka jika terjadi hujan lebat, dikhawatirkan retakan akan berujung pada pergerakan tanah hingga longsor. Warga diimbau untuk selalu waspada bencana banjir dan longsor, meskipun status bencana sudah selesai bulan lalu," tandasnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: