Halau Buaya Masuki Pemukiman, Pasukan Biru Siaga di Pintu Air Kali Grogol

TrubusNews
Astri Sofyanti
28 Juni 2018   14:45 WIB

Komentar
Halau Buaya Masuki Pemukiman, Pasukan Biru Siaga di Pintu Air Kali Grogol

Penampakan salah satu buaya di Kali Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (27/6) kemarin. (Foto : Twitter/ @TMCPoldaMetro)

Trubus.id -- Perburuan 3 ekor buaya di Kali Grogol, sampai saat ini masih dilakukan. Hingga berita diturunkan, pasukan biru yang ditugaskan Dinas Tata Air belum berhasil menangkap predator ganas itu. Untuk itu, pasukan biru terus bersiaga guna mencegah predator buas itu memasuki permukiman warga sekitar.

Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Teguh Hendarwan mengatakan, pihaknya masih akan terus menyiagakan pasukan biru dengan melakukan patroli di lokasi sungai yang rawan dilalui buaya-buaya tersebut.

Baca Lainnya : Penampakan 3 Buaya Misterius di Kali Angke, Bikin Gempar Warga Jakarta

“Ada pasukan biru yang selalu siaga di rumah pompa air di sekitar Kali Grogol. Petugas di lapangan akan bersiaga selama 24 jam penuh jika dibutuhkan,” ucapnya di Jakarta, Kamis (28/6).

Lebih lanjut Teguh mengatakan, Kali Grogol itu memiliki rumah pompa yang berada di Taman Ratu, Patra, Tanjung Duren, Tomang, dan beberapa lokasi lainnya. Setiap rumah pompa ada sekitar 12 orang belum lagi ditambah satgas lain yang memang tinggal di rumah pompa itu. Biasanya tiap rumah pompa ada sekitar 20-an satgas.

“Kami akan selalu siap untuk menghalau buaya itu masuk ke permukiman,” sambung teguh

Untuk itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup untuk menangani teror predator ganas itu.

Baca Lainnya : KLHK: Jika 3 Buaya di Kali Angke Berhasil Dievakuasi, Asalnya Bisa Diketahui

Pihaknya juga menjamin petugas yang dikerahkan untuk bersiaga di lokasi adalah pasukan pemberani yang tak takut dengan kemunculan buaya.

"Saya pastikan satgas pasukan biru sudah dilengkapi dengan alat keselamatan kerja dari ujung kaki sampai ujung rambut," tutupnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Bina Swadaya Kritisi UU Kontroversial Cipta Kerja

Peristiwa   24 Nov 2020 - 18:26 WIB
Bagikan:          
Bagikan: