Orangutan Peliharaan Oknum TNI Disita BKSDA Aceh

TrubusNews
Astri Sofyanti
26 Juni 2018   14:00 WIB

Komentar
Orangutan Peliharaan Oknum TNI Disita BKSDA Aceh

Bayi orangutan yang disita (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Baru-baru ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh berhasil menyelamatkan seekor orangutan yang pelihara oleh seorang oknum anggota TNI di Gampong Baru, Kecamatan Idie Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Seekor orangutan berusia 2,5 tahun berhasil diamankan dengan dibantu oleh Human-Orangutan Conflict Response Unit-Orangutan Information Center (HOCRU-OIC) serta Polsek Idie Rayeuk. Diketahui anggota TNI tersebut memelihara orangutan sudah lebih dari dua tahun.

"Orangutan ini sebelumnya dipelihara oleh seorang anggota TNI Langsa selama lebih kurang 2 tahun," kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, Selasa (26/6).

Baca Lainnya : Dua Orangutan di Aceh Besar Lulus dari Pusat Rehabilitasi

Ketika diamankan petugas, kondisi orangutan berjenis kelamin betina itu sangat memprihatinkan, satwa malang itu berada di dalam kandang yang cukup kecil dengan kondisi yang sangat kotor serta bersama seekor monyet.

"Kondisinya terbilang buruk di mana ditemukan sejumlah penyakit kulit yang cukup serius," ungkapnya.

Tapi saat ini, orangutan tersebut sudah berada dalam perjalanan menuju pusat rehabitasi Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP).

Baca Lainnya : Ini Alasan 5 Warga Tembaki Orangutan di Kutai Timur Hingga Tewas

Untuk itu Sapto mengimbau masyarakat untuk tidak menangkap, membunuh, memperdagangkan, atau memiliki orangutan di Indonesia karena termasuk perbuatan ilegal serta masuk ke dalam kategori kriminal yang bisa diberikan sanksi hukum berupa denda hingga kurungan penjara.

Sebagaimana diketahui sejak tahun 2001 lalu, SOCP telah menerima lebih dari 360 orangutan di pusat karantina dan rehabilitasi orangutan di dekat Medan, Sumatera Utara. Sudah lebih dari 170 di antaranya telah dilepasliarkan ke pusat reintroduksi SOCP di Jambi, serta 105 orangutan lainnya telah dilepaskan ke hutan Jantho, yang berada di Aceh. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: