Kekeringan dan Banjir Bandang di Tengah Musim Kemarau

TrubusNews
Ihsan Maulana
25 Juni 2018   14:00 WIB

Komentar
Kekeringan dan Banjir Bandang di Tengah Musim Kemarau

Banjir Bandang (Foto : Foto: ilustrasi, Trubus.id / Ihsan Maulana)

Trubus.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur, sampai saat ini masih terus siaga terkait kekeringan yang berpotensi terjadi di wilayah itu. Meski, mereka belum menerima permohonan permintaan air bersih dari warga yang daerahnya rawan kekeringan pada musim kemarau.

"Ya, jadi sampai hari ini belum ada warga yang mengajukan permohonan meminta pasokan air bersih," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, MZ. Budi Mulyono, di Bojonegoro, Senin (25/6).

Ia menjelaskan, hal ini dikarenakan hujan turun dalam beberapa hari terakhir.

Baca Lainnya: Cuaca Ekstrem di Lampung, Bisa Selamatkan Lahan Pertanian dari Kekeringan

"Faktor utamanya karena turun hujan dalam beberapa hari terakhir, sehingga daerah yang rawan kekeringan masih mudah memperoleh air bersih," sambungnya.

Budi menegaskan, pihaknya juga tetap mewaspadai adanya ancaman banjir bandang, seperti yang terjadi di Banyuwangi beberapa hari lalu.

"Kewaspadaan kami sekarang tidak hanya kekeringan saja, tapi juga termasuk ancaman banjir bandang," tegasnya.

Baca Lainnya: Baru Masuk Musim Kemarau, 42 Desa di Sampang, Sudah Kekeringan

Terkait dengan kekeringan, pihak BPBD Bojonegoro sudah menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat untuk memasok air bersih. Posko-posko juga telah siap memasok persediaan air.

"Posko BPBD di Kecamatan Temayang, juga kecamatan lainnya juga akan ikut memasok air bersih, sebab di posko tersedia satu unit mobil tangki pemasok air," lanjutnya.

Berdasarkan data 2017, pada wilayah Bojonegoro ada 8.656 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 29.478 jiwa yang berpotensi mengalami kekeringan.

Jumlah itu ada di 54 dusun di 26 desa, yang tersebar di 10 kecamatan yakni Kecamatan Ngraho, Kepohbaru, Tambakrejo, Sugihwaras, Sukosewu, Purwosari, Sumberrejo, Temayang, Ngambon dan Kasiman. [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

KKP Hentikan Sementara SPWP Ekspor Benih Bening Lobster

Peristiwa   26 Nov 2020 - 17:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan: