Jadi Destinasi Unggulan, Pengawasan Kapal Wisata TNK Perlu Diperketat

TrubusNews
Binsar Marulitua
24 Juni 2018   17:00 WIB

Komentar
Jadi Destinasi Unggulan, Pengawasan Kapal Wisata TNK Perlu Diperketat

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu mengatakan, pemerintah pusat perlu mengevaluasi kinerja pengawasan dari otoritas setempat  terhadap kapal-kapal wisata di kawasan wisata Taman Nasional Komodo (TNK). Lemahnya pengawasan sering menyebabkan terjadi kecelakan.

"Kapal-kapal wisata yang beroperasi di Taman Nasional Komodo sering mengalami kecelakaan, ada yang tenggelam, terhanyut, terbakar, dan lainnya. Ini menunjukkan pengawasan dari Syahbandar setempat masih lemah," kata Marius Ardu Jelamu di Kupang, Minggu (24/6). 

Ia mengemukakan, peristiwa terakhir berupa terbakarnya kapal cepat (speed boat) milik perusahaan perjalanan wisata Alba Cruise ketika berlabuh di Dermaga Loh Liang, kawasan Taman Nasional Komodo, Jumat (22/6).

Marius menilai, kontrol dan pengawasan dari Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) di Labuan Bajo selaku pihak yang berwenang mengeluarkan izin pengeoperasian kapal-kapal wisata masih lemah.Kelaikan kapal-kapal wisata, lanjutnya, harus dipastikan dalam kondisi prima sebelum beroperasi melayani wisatawan.

"Kondisi kapal-kapal harus diperiksa langsung di lapangan, bagamana fisiknya, mesinnya, peralatan keselamatan dan lainnya sebelum izin dikeluarkan. Kalau tidak laik, tidak boleh diizinkan," katanya menegaskan.

Menurut Marius, peristiwa kecelakaan kapal-kapal wisata dapat menimbulkan citra buruk terhadap destinasi wisata Labuan Bajo yang merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan nasional. Apalagi Labuan Bajo memiliki kawasan wisata Taman Nasional Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia (New7 Wonders) yang sudah terkenal di berbagai belahan dunia, sehingga informasi apapun selalu diikuti masyarakat mancanegara. [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: