Kemenhub Hentikan Seluruh Operasi Kapal Motor di Danau Toba

TrubusNews
Thomas Aquinus
22 Juni 2018   22:45 WIB

Komentar
Kemenhub Hentikan Seluruh Operasi Kapal Motor di Danau Toba

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Perhubungan menghentikan seluruh kapal motor yang beroperasi di perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Hal ini terkait karamnya Kapal Motor Sinar Bangun pada Senin (18/6).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, penghentian untuk diatur ulang kembali ketentuan demi mengikuti standar operasi pelayaran yang ditetapkan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

"Hal ini dilakukan untuk membuat ketentuan dan mengatur ulang yang ada di sana," kata Budi Karya saat meninjau jalur sebidang kereta api di Jalan Bilal, Kota Medan, Jumat (22/6).

Baca Lainnya : Kemenhub Perketat Izin Operator Kapal Penumpang Tradisional

Pengaturan ulang ketentuan akan dilakukan Kementerian Perhubungan pada Sabtu (23/6). Kemenhub akan melibatkan Dinas Perhubungan Provinsi Sumut dan seluruh pengelola beserta pengusaha kapal di Danau Toba.

"Akan ditetapkan manifes, keharusan penggunaan izin beroperasi, keharusan menggunakan pelampung. Kita lihat berfungsi atau tidak di bawah Dinas Perhubungan Provinsi. Izin operasionalnya ada di mereka," ucap Menhub.

Saat ini Kemnehub membentuk tim pengawas untuk beroperasinya kapal motor di Danau Toba. Tim pengawas bersifat sementara untuk melihat pengawasan yang sifatnya vertikal pada bagian Pemerintah Provinsi. 

Baca Lainnya : Soal Kapal Tenggelam di Danau Toba, Plh Gubsu Minta Utamakan Keselamatan

"Kapal mempunyai izin. Kalau nakhoda coba kita klarifikasi ada izin belayar atau tidak," ungkapnya.

Menurut informasi yang diperoleh Menhub, jumlah kapal motor yang beroperasi di Danau Toba sebanyak 220 unit. Budi belum dapat memastikan mengenai kelayakan dan SOP pelayaran yang dimiliki ratusan kapal tersebut.

"KNKT akan meneliti itu. KM Sinar Bangun tidak memenuhi. Kapal lain akan kita lihat semuanya," tandasnya.

KM Sinar Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Samosir, tujuan Tigaras, Simalungun. Hingga kini sudah 21 korban dievakuasi, 18 selamat dan 3 meninggal dunia. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: