Diduga Terlibat Penipuan Bawang Bombai, Mentan Blacklist 5 Importir

TrubusNews
Ihsan Maulana
22 Juni 2018   19:15 WIB

Komentar
Diduga Terlibat Penipuan Bawang Bombai, Mentan Blacklist 5 Importir

Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Foto : Trubus.id / Ihsan Maulana)

Trubus.id -- Menteri Pertanian Amran Sulaiman, saat ini telah memasukkan lima perusahaan importir dalam daftar blacklist karena diduga sudah melakukan tindak penipuan.

Kelima perusahaan tersebut diduga mengimpor bawang bombai mini, yang dijual sebagai bawang merah sehingga bisa merugikan konsumen dan petani secara sekaligus.

"Kami mem-blacklist lima perusahaan, karena sudah menyusahkan petani kita, juga memberatkan konsumen sehingga inflasi kemudian pada akhirnya terjadi kemiskinan," ujar Amran dalam konferensi pers di Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat (22/6).

Baca Lainnya : Dengan Bibit Asal Taiwan, Produksi Bawang Putih Bisa Alami Peningkatan

Ia merinci, kelima perusahaan yang di blacklist yakni PT TAU, PT SMA, PT KAS, PT FMP, dan PT JS. Saat ini, tahap kasusnya sedang diproses oleh Bareskrim Mabes Polri. Kemudian, Kementan juga akan menghentikan rekomendasi impor produk hortikultura berikutnya dari perusahaan tadi.

Amran menegaskan, kelima perusahaan juga tidak boleh lagi berbisnis pada sektor bawang merah dan bawang bombai, serta membuat perusahaan baru untuk mengimpor produk hortikultura.

Untuk selanjutnya, Kementerian Pertanian akan mengundang perusahaan Badan Usaha Milik Desa (BUMD) agar bisa mengimpor sendiri bawang bombai mini.

Baca Lainnya : Produksi Lancar, Komoditas Cabai dan Bawang Aman Jelang Lebaran

"Kami minta dengan tegas yang bersangkutan tidak boleh lagi berbisnis bawang merah, bawang bombai. Yang kedua, termasuk membuat perusahaan baru, kami tetap blacklist, cara apa pun kami tetap blacklist," tegas Amran.

Amran mengatakan, keputusan ini sesuai dengan Kepmentan 105/2017, yang telah menutup impor bawang bombai berukuran diameter kurang dari lima cm (bawang bombai mini).

Baca Lainnya : Tutup Pintu Lima Importir, Kementan Serahkan Kewenangan Bisnis bawang Putih kepada BUMD

Karena bentuknya menyerupai bawang merah lokal, sehingga sangat berpotensi menipu konsumen dan merugikan petani lokal. Bawang bombai mini yang masuk ke pasaran dan dijual sebagai bawang merah berharga murah, bisa menyebabkan harga bawang merah lokal anjlok.

Untuk modus penipuannya, biasanya dilakukan dengan menyelipkan karung berisi bombai mini, di kontainer sisi dalam sehingga menyulitkan pemeriksaan petugas. Kementan sendiri mencurigai masuknya bawang bombai mini tersebut melalui pintu pelabuhan Tanjung Perak dan Belawan. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: