Warga Resah, Usai Diperiksa, Bangkai Paus di Aceh Timur Dibiarkan Membusuk

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
21 Juni 2018   21:45

Komentar
Warga Resah, Usai Diperiksa, Bangkai Paus di Aceh Timur Dibiarkan Membusuk

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Belum lama ini, warga di pinggir pantai Desa Baroh Bugeng Bagok, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur digemparkan dengan temuan bangkai ikan raksasa. Belakangan terkuak, ikan itu ternyata dari jenis paus sperma. Beratnya diperkirakan mencapai 13,5 ton.

Razali, seorang warga sekitar lokasi penemuan mengatakan, data itu diperoleh setelah petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh yang datang ke lokasi, mengukur panjang dan lebar ikan tersebut. 

Baca Lainnya : Ada Ikan Paus Terdampar di Pantai Nurussalam, Kondisinya Bikin Merinding

Namun ia menyayangkan, usai proses identifikasi dilakukan, petugas BKSDA Aceh tidak mengambil tindakan lain untuk mengamankan bangkai tersebut. 

"Padahal kami minta bangkai paus yang sudah mengeluarkan bau busuk itu segera dikuburkan agar tidak mengganggu lingkungan warga," kata Razali di lokasi, Rabu (20/6) kemarin.

Ia dan warga sekitar khawatir, jika bangkai paus itu tidak dikuburkan maka akan mengganggu aktifitas petani tambak dan mengancam kesehatan warga. Oleh karenanya, ia berharap pemerintah melalui BKSDA Aceh segera menguburkan bangkai paus sperma itu.

"Jarak antara bangkai paus dengan tambak hanya 30 meter. Jika air laut pasang otomatis airnya akan masuk ke tambak dan akan menjadi wabah penyakit terhadap budidaya tambak seperti ikan dan udang," tambah Razali.

Sementara itu, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Timur, Indra Kusmera, SH, saat dikonfirmasi justru mendesak petugas BKSDA Aceh segera menguburkan bangkai paus sperma yang masih terdampar di pantai itu.

"Sebelum paus sperma ini dikuburkan, sayogyanya diambil sampel dari organnya untuk dilakukan uji laboratorium, sehingga hasilnya nanti akan diketahui publik penyebab kematian paus, apalagi di bagian punggung paus itu juga terlihat luka berukuran 1X1 meter yang kabarnya sudah ada sejak hari pertama terdampar," ujar Indra Kusmera.

Baca Lainnya : Tebar Bau Busuk, Bangkai Paus di Trenggalek Bisa Bikin Warga Mabuk

Sebelumnya, tim BKSDA Aceh telah melakukan observasi terhadap bangkai paus sperma itu. Usai melakukan pengukuran, tim balik kanan dan tidak mengisyaratkan segera dilakukan penguburan.

Temuan itu pun akhirnya jadi tontonan warga. Bahkan ada beberapa warga yang datang membawa senjata tajam untuk mencopot giginya dan membelah bagian tubuh paus untuk diambil dagingnya untuk dijadikan sebagai obat. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: