Karena Gelombang Tinggi, Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Gresik jadi Terganggu

TrubusNews
Syahroni
19 Juni 2018   07:00 WIB

Komentar
Karena Gelombang Tinggi, Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Gresik jadi Terganggu

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Gelombang arus mudik lebaran sudah mulai dirasakan dibeberapa daerah. Hal yang sama juga terasa di Pelabuhan Gresik. Namun bedanya, di pelabuhan ini banyak pemudik yang terpaksa mengubah jadwalnya karena terdampak cuaca buruk.

Yah, sudah beberapa hari, gelombang tinggi lebih dari 2 meter mengganggu pelayaran. Dampaknya, sejumlah kapal menuju Pulau Bawean tak bisa berlayar. Karena itu lah, 1.534 penumpang yang melakukan arus balik tertahan di Pulau Bawean.

Baca Lainnya : Gelombang Tinggi Tiba, Arus Kapal Penyeberangan di NTT Dihentikan Sementara

Humas Kantor Syabandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, Nanang Affandi mengatakan, penundaan sejumlah kapal penumpang terjadi sejak dua hari lalu. 

"Gelombang saat ini tinggi. Akibatnya keberangkatan kapal penumpang untuk arus balik jadi tertunda," kata Nanang, Senin (18/6).

Nanang mengaku berdasarkan data BMKG Tanjung Perak saat ini gelombang tinggi di atas 2 meter. Sedangkan untuk kecepatan angin 18.3 knot. Diprediksi, tanggal 21 Juni mendatang gelombang mulai turun. 

Baca Lainnya : Gelombang Setinggi 4 Meter Ancam Perairan Aceh Beberapa Waktu Kedepan

"Hari ini dua kapal penumpang seperti Kapal Bahari Ekspres dan Natuna Ekpres masih bersandar di Pelabuhan Gresik," tambah Nanang.

Selain menghambat arus balik lebaran, akibat gelombang tinggi ini juga berdampak pada kedatangan surat suara. Yah, 9 hari jelang pencoblosan Pilgub Jatim distribusi surat suara belum tiba di Kecamatan Sangkapura, Bawean, Gresik. [RN]


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: