Curiga Buaya di Pondok Dayung Satwa Peliharaan, KLHK Periksa Penangkaran di Sekitar Pluit

TrubusNews
Syahroni
18 Juni 2018   10:00 WIB

Komentar
Curiga Buaya di Pondok Dayung Satwa Peliharaan, KLHK Periksa Penangkaran di Sekitar Pluit

Penampakan buaya muara di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta Utara. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sebuah video yang berisi penampakan buaya muara berukuran cukup besar di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta Utara, menjadi viral tepat di hari raya idulfitri kemarin. Warga Jakarta, khususnya yang ditinggal di kawasan itu pun sempat dibuat resah. 

Apalagi, sudah beberapa kali buaya itu menampakan diri. Karena itu, Pemprov DKI pun bergerak cepat. Mereka menurunkan tim gabungan yang akan melakukan pencarian hingga 7 hari ke depan.

Baca Lainnya : Hilir Mudik Buaya di teluk Jakarta, Sandiaga Uno Pastikan Wisata Ancol Aman

Sementara itu, menanggapi kejadian ini, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya pun meminta petugas tidak menyakiti satwa tersebut. Ia pun meminta buaya tersebut tidak ditembak dan ditangkap hidup-hidup untuk kemudian dievakuasi.

"Kami sudah meminta ke pihak Lantamal untuk tidak menembak dengan senjata api ke satwa tersebut. Namun,dilakukan langkah evakuasi," kata Siti dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/6).

Untuk itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), segera berkoordinasi dengan lantamal dan pengelola Ancol, terkait penanganan satwa berjenis buaya muara (Crocodylus porosus) ini.

"Kami masih menduga atau memperkirakan buaya berukuran 2,5 meter tersebut lepas dari penangkaran atau lepas waktu banjir, sehingga kecil kemungkinan buaya tersebut berasal dari alam," ujar Siti.

Baca Lainnya : Buaya Muncul di Dermaga Pondok Dayung, Sandiaga Uno: Jangan Dibuat Sate Jika Tertangkap

Atas dasar itu, Siti Nurbaya meminta Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) dan Direktur terkait untuk memeriksa semua lembaga konservasi atau penangkaran buaya di sekitar Pluit. 

Sementara itu, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Ditjen KSDAE, Indra Eksplotasia mengatakan bahwa saat ini penanganan sedang berlangsung oleh BKSDA DKI, untuk selanjutnya dipantau pergerakannya, sehingga buaya dapat segera dievakuasi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: