Libur Lebaran, Wisatawan Pantai Parangtritis Diimbau Tidak Berenang di Laut, Kenapa?

TrubusNews
Syahroni
18 Juni 2018   09:00 WIB

Komentar
Libur Lebaran, Wisatawan Pantai Parangtritis Diimbau Tidak Berenang di Laut, Kenapa?

Pantai Parangtritis, Bantul, DIY. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sudah menjadi tradisi, saat libur Lebaran tiba, kawasan wisata diserbu pengunjung. Kondisi yang sama juga terjadi di kawasan wisata Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di libur lebaran tahun ini. 

Sekretaris SAR Bantul, Taufiq M Dari mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan ke pantai pada Lebaran ketiga ini meningkat dibanding Lebaran pertama dan kedua. Namun demikian ia mengakui, jika dibanding dengan Lebaran 2017 ada penurunan jumlah pengunjung di Pantai Parangtritis.

Baca Lainnya : Libur Lebaran, Waspadai

"Meski ada peningkatan volume kendaraan yang datang ke Pantai Parangtritis dibandingkan Lebaran hari pertama, namun secara umum mengalami penurunan jika dibanding tahun lalu," katanya, Minggu (17/6) kemarin.

Sementara itu, menanggapi lonjakan pengunjung di hari ketiga lebaran ini, Komandan Posko Pengamanan Lebaran kawasan Pantai Parangtritis, Iptu Tujianto mengatakan, pihaknya mengimbau para pengunjung untuk tidak berenang atau mandi di pantai tersebut. Imbauan ini dikeluarkan demi keamanan dan keselamatan mereka sendiri.

Himbauan itu sendiri disampaikan melalui spanduk yang terpasang di beberapa titik, hingga imbauan juga diserukan lewat pengeras suara oleh petugas Posko SAR. 

Baca Lainnya : Libur Lebaran, Dispar Kulon Progo Optimistis Pantai Glagah Ramai Pengunjung 

Langkah ini sendiri diambil mengingat bahayanya pantai Parangtritis. Menurutnya, pengunjung beresiko terseret arus ombak, sebab meski kondisi gelombang pantai hanya berkisar satu hingga dua meter, tetapi di sepanjang pantai selatan, terdapat banyak palung yang sangat berbahaya.

"Karena mandi di laut memang sangat berbahaya, karena bisa terseret arus ombak, jadi wisatawan kami harapkan agar menaati imbauan yang disampaikan petugas," katanya di Bantul, Minggu (17/6) kemarin. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: