Terkontaminasi Antibiotik, Polandia Tarik Peredaran 4,3 Juta Telur dari Belanda

TrubusNews
Binsar Marulitua
16 Juni 2018   21:00 WIB

Komentar
Terkontaminasi Antibiotik, Polandia Tarik Peredaran 4,3 Juta Telur dari Belanda

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Layanan dokter hewan Polandia, menarik sekitar 4,3 juta telur yang terkontaminasi dengan antibiotik. Penarikan ini terjadi hanya beberapa hari setelah telur dari Belanda ditarik dari swalayan di Jerman.

Pejabat setempat menyatakan telur yang sudah terlanjur di pasar domestik akan segera dimusnahkan setelah pemeriksaan.

“Penarikan ini disebabkan adanya residu dari antibiotik lasalocid di tingkat yang melampaui ambang batas yang diizinkan,” menurut sebuah pernyataan, Jumat (15/6).

Baca Lainnya : Sempat Tinggi, Harga Telur Ayam Ras di Kota Ambon Kini Berangsur Turun

Kepala layanan dokter hewan Polandia Pawel Niemczuk mengatakan, obat tersebut ditambahkan “secara keliru” ke dalam pakan yang diberikan kepada ayam petelur di sebuah peternakan dekat Poznan.

“Makanan untuk ayam yang digemukkan (yang secara legal menggunakan antibiotik) secara keliru diberikan kepada ayam petelur,” katanya kepada kantor berita Polandia, PAP.

Baca Lainnya : Produksi Melimpah, Mentan: Tidak Ada Alasan Harga Daging dan Telur Ayam Melambung Tinggi

Pada Selasa, pihak berwenang Jerman menarik sekitar 73.000 telur Belanda dari rak swalayan setelah telur itu ditemukan terkontaminasi dengan fipronil, insektisida yang sama yang memicu kekhawatiran makanan besar-besaran tahun lalu.

Kementerian Pertanian Lower Saxony mengatakan bahwa sejumlah telur yang tercemar berasal dari pertanian organik di Belanda. Akan tetapi Ia menegaskan hal tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

KKP Hentikan Sementara SPWP Ekspor Benih Bening Lobster

Peristiwa   26 Nov 2020 - 17:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan: