Ramadan, Volume Sampah di Jakarta Tambah Banyak

TrubusNews
Diah Fauziah | Followers 0
13 Juni 2018   15:00

Komentar

Beberapa jenis sampah yang mengalami peningkatan ialah sampah rumah tangga seperti sayur-mayur dan buah-buahan. (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Selama Ramadan, volume rata-rata tonase sampah yang masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang meningkat empat persen. Setiap hari, ada 7.999 ton sampah, dari yang biasanya berjumlah 7.710 ton.

"Peningkatan tersebut disebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat dengan meningkatnya konsumsi pada waktu berbuka puasa dan waktu sahur," kata Isnawa Adji, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta, Rabu (13/6).

Baca Lainnya : ITF, Solusi Tepat Buat Jakarta Mengatasi Sampah

Beberapa jenis sampah yang mengalami peningkatan ialah sampah rumah tangga seperti sayur-mayur, buah-buahan, plastik serta pembungkus makanan lainnya.

"Walaupun ada peningkatan timbunan sampah saat Ramadan, keadaan demikian akan berbalik turun saat pra dan pasca Lebaran (H-6 hingga H+6 Lebaran), mengingat sudah dimulainya cuti bersama dan libur Lebaran. Saat itu banyak warga yang pergi mudik," jelasnya di Jakarta.

Baca Lainnya : Pemprov Jakarta Siap Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Terbesar di Indonesia

DLH Provinsi DKI Jakarta memperkirakan, puncak tonase penanganan sampah akan terjadi pada H+7, H+8, H+9  dan H+10 Lebaran. Setelah itu, akan kembali ke rata-rata timbunan normal. Peningkatan tonase disebabkan karena sebagian besar warga Jakarta sudah pulang dari kampung halamannya.

"Kemudian, tukang gerobak yang sempat mudik juga sudah kembali bertugas. Nah, tumpukan sampah yang sempat tertinggal di tempat sampah rumah tangga mulai dikirim ke tempat penampungan sementara (TPS)," kata Isnawa. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Menhub Budi Karya Apresiasi Petugas Perlintasan di Medan

Thomas Aquinus Krisnaldi   Peristiwa
Bagikan: