Jelang Lebaran, Personel Satgas Karhutla Tak Libur Padamkan Api

TrubusNews
M Syukur | Followers 0
13 Juni 2018   06:00

Komentar

Menggunakan helikopter, personel satgas Karhutla Riau berjibaku memadamkan kobaran api. (Foto : Kontributor Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Menjelang Idul Fitri, personel satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau masih berjibaku memadamkan kobaran api di Kabupaten Rokan Hilir dan Bengkalis. Dua helikopter dikerahkan ke kawasan itu karena petugas darat kesulitan memadamkannya.

"Heli yang dikerahkan adalah Sikorsky dan Kamov," kata Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau Edwar Sanger di Pekanbaru, Selasa (12/6).

Menurut Edwar, pemadaman berlangsung sejak Senin (11/6) pagi. Dilakukan setelah satgas menerima laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru terkait adanya titik api.

Baca Lainnya : 25 Titik Titik Panas Picu Kebakaran Hutan di Sumatra

Tentu, laporan ini ditindaklanjuti satgas darat, di mana api terpantau di Desa Mumugo, Kecamatan Tanah Putih (Rokan Hilir) dan Pulau Rupat (Bengkalis). Karena lokasi sulit dijangkau, bantuan helikopter diperlukan untuk melakukan pengeboman air.

"Jadi, kedua helikopter bergantian memadamkan. Pagi tadi keduanya sama-sama ke Rohil dan kemudian bergeser ke Rupat," ujarnya.

Dalam sepekan terakhir, BMKG menemukan titik-titik api baru yang bermunculan di sejumlah daerah di Provinsi Riau. Cuaca panas yang disertai penurunan curah hujan, membuat titik-titik api bermunculan, terutama di wilayah pesisir Riau.

Baca Lainnya : 4 Provinsi Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan

BMKG memprediksi wilayah Riau akan kembali memasuki musim kemarau fase kedua pada 2018. Prediksi tersebut dijadikan alasan bagi Pemprov Riau memperpanjang status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan hingga 30 November 2018. Tidak sekadar mengantisipasi karhutla, perpanjangan status tersebut menjadi bagian dari upaya menyukseskan Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus 2018.

Sebelumnya, Pemprov Riau telah menetapkan status Siaga Karhutla sejak 19 Februari hingga 31 Mei. Penetapan status dilakukan setelah sebelumnya, sebagian besar wilayah Riau mulai dilanda kebakaran hebat.

Tercatat, 1.870,96 hektare lahan di Provinsi Riau hangus terbakar sepanjang lima bulan pertama 2018, di mana lima kabupaten di antaranya mengalami kebakaran dengan luas di atas 100 hektare. Kebakaran terluas terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan lahan terbakar mencapai 896,61 hektare.

Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah kedua dengan luas lahan terparah yang hangus terbakar sepanjang musim kemarau periode pertama 2018, yakni 345,5 hektare. Sementara itu, Kabupaten Siak menempati posisi ketiga dengan luas lahan terbakar mencapai 131,5 hektare. Diikuti Kabupaten Indragiri Hulu dengan luas lahan terbakar 128,5 hektare serta Kota Dumai yang lahan terbakarnya mencapai 120 hektare. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Menhub Budi Karya Apresiasi Petugas Perlintasan di Medan

Thomas Aquinus Krisnaldi   Peristiwa
Bagikan: