Buaya Senyulong Peliharaan Warga, Disita Petugas BKSDA

TrubusNews
Syahroni
07 Juni 2018   23:00 WIB

Komentar
Buaya Senyulong Peliharaan Warga, Disita Petugas BKSDA

Buaya senyulong. (Foto : Doc/KSDAE KLHK)

Trubus.id -- Mempunyai hewan peliharaan memang menyenangkan. Selain bisa menghilangkan kejenuhan, binatang peliharaan juga bisa menjadi penghasilan tambahan. Namun apa jadinya jika hewan yang dijadikan hewan peliharaan adalah satwa dilindungi?

Memlihara satwa dilindungi memang sudah melanggar hukum. Karena itu, ada sanksi yang disapkan untuk para pelakunya. Namun biar begitu, tetap saja ada masyarakat yang nekat memelihata satwa dilindungi ini.

Baca Lainnya : Terkendala Persyaratan, Fredy Berpisah dengan 3 Buaya Raksasa Peliharaannya

Buktinya, belum lama ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah Resor Wonosobo masih menemukan masyarakat yang memelihara seekor buaya Senyulong sebagai hewan peliharaan. 

Oleh karena buaya senyulong termasuk satwa dilindungi, petugas BKSDA kemudian mengambilnya. Buaya tersebut kemudian dititipkan ke TRMS Serulingmas, Banjarnegara.

Petugas BKSDA Wonosobo, Endi Suryo mengatakan, buaya tersebut dipelihara oleh seorang warga Banjarnegara. Orang itu mengaku tidak mengetahui bila buaya senyulong termasuk satwa dilindungi.

"Ada warga yang memberitahu kepada kami soal Buaya Senyulong. Dan orangnya memang tidak tahu jika satwa ini termasuk yang dilindungi. Sekarang kami titipkan di TRMS Serulingmas," tutur Endi.

Baca Lainnya : 50 Ekor Buaya Hidup Asal Malaysia Disita Petugas Bandara Heathrow di Inggris

Buaya sepanjang 2,3 meter dengan berat sekitar 80 kilogram diprediksi berusia sekitar 6 tahun. Usai diamankan, buaya itu dititipkan ke TRMS Serulingmas pada hari Rabu (6/6) malam. Buaya jenis ini biasa ditemukan di Kalimantan dan Sumatera.

Menurut Direktur TRMS Serulingmas Lulut Yekti Adi yang membedakan antara buaya muara dengan buaya senyulong adalah bentuk moncong atau mulutnya yang lebih kecil. Sedangkan buaya muara moncongnya lebih lebar. [RN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kementan Ungkap Alasan Harga Pupuk Bersubsidi Naik

Peristiwa   20 Jan 2021 - 09:13 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Masalah Subsidi Pupuk, Begini Solusi Pakar IPB

Peristiwa   19 Jan 2021 - 08:37 WIB
Bagikan: