Darmin: Pemerintah Tunda Rencana Pangkas HET Beras Medium

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 0
06 Juni 2018   13:15

Komentar

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan jika pemerintah sementara waktu akan menunda rencana memangkas harga eceran tertinggi (HET) beras kualitas medium.

Keputusan tersebut dilakukan setelah Darmin berbicara langung dengan Presiden RI Joko Widodo.

Darmin mengatakan, saat ini pemerintah bakal fokus dulu memperbaiki harga beras sesuai HET yang sekarang sebesar Rp9.450 per kilogram (kg).

Baca Lainnya : HET Beras Medium Mau Dipangkas, Ini Kata Enggartiasto Lukita

“Itu kita tunda dulu. Kita akan lebih fokus ke upaya mendorong harganya benar-benar sesuai HET,” jelas Darmin di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Menurutnya, harga beras medium saat ini belum menyesuaikan HET. Harga beras kualitas medium masih di jual di atas Rp9.450 per kg. untuk itulah pemerintah memilih mendorong harga beras medium kembali ke HET.

"Kan kalaupun HET-nya Rp9.450, sebenarnya beras medium itu masih antara Rp10.500 dengan Rp11.500. Biar kita usahakan dia menjadi Rp9.450 saja," ungkapnya.

Baca Lainnya : Harga Beras di Tingkat Petani Sudah Tinggi, Target Serapan Bulog jadi Rendah

Pemangkasan HET beras medium rencananya sebesar Rp500 menjadi Rp8.950 per kg, tapi setelah mengadakan pertemuan dengan Presiden Jokowi rencana tersebut ditunda dahulu.

Darmin juga belum bisa memastikan sampai kapan rencana ini ditunda. Pihaknya akan melihat perkembangan situasi ke depannya bakal bagaimana.

"Ya belum lah (belum tahu sampai kapan ditunda). Kita lihat saja nanti," papar Darmin.

Baca Lainnya : Mentan Targetkan Serapan Beras, Capai Tiga Juta Ton Tahun Ini

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menanggapi hal tersebut dan mengatakan jika pihaknya saat ini juga masih mengkaji guna merealisasikan rencana tersebut.

"Belum, tapi memang kita ada rencana untuk diturunkan. Jadi gini, kalau kita lihat dari perkembangan harga memang sudah, rata rata dibawah HET. Kalau kita pakai acuannya Rp9.450 maka rangenya sekitar Rp9.000 sampai Rp9.200 ya kalau diambil rata rata artinya saya tidak memegang PHPS atau BPS karena mereka metodenmya beda," ucap Enggar, di Kementerian Perdagangan. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Menhub Budi Karya Apresiasi Petugas Perlintasan di Medan

Thomas Aquinus Krisnaldi   Peristiwa
Bagikan: