Pemprov Sumut dan LKPP Teken Kerja Sama Pelaksanaan e-Katalog

TrubusNews
Reza Perdana | Followers 2
05 Juni 2018   23:00

Komentar
Pemprov Sumut dan LKPP Teken Kerja Sama Pelaksanaan e-Katalog

Pemprov Sumut dan LKPP Teken Kerja Sama Pelaksanaan e-Katalog (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama  pelaksanaan Katalog Elektronik (e-Katalog).

Kerja sama itu ditandatangani Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Agus Prabowo.

Erry mengatakan, Katalog Elektronik (e-Katalog) merupakan salah satu terobosan yang sangat positif. E-Katalog mendorong proses pengadaan barang dan jasa lebih cepat dibandingkan dengan sistem lelang atau tender. 

"Dengan e-Katalog, proses pengadaan barang dan jasa lebih praktis, efisien, hemat waktu dan transparan," kata Erry, Selasa (5/6).

Erry mengharapkan e-Katalog ini dapat terus dikembangkan pada item-item lainnya bukan hanya pada pengadaan barang dan jasa di pemerintahan. Dengan hadirnya katalog elektronik ini juga, daerah Pemprov Sumut diharapkan dapat meningkatkan variasi produk katalog nasional.

Bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal sangat diharapkan untuk turut berpartisipasi lebih aktif lagi. Sehingga berdampak pada perluasan pemasaran produk lokal daerah. 

"Dengan demikian UMKM yang ada di Provinsi Sumatera Utara dapat berkembang tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Erry mengharapkan dukungan dari semua unsur terkait, khususnya LKPP dalam upaya pengembangan e-Katalog daerah Provinsi Sumatera Utara yang lebih baik di masa mendatang. 

Pemprov Sumut, lanjutnya, siap mengikuti segala tahapan dan prosedur sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

"Kepada OPD Provsu diharapkan terus berinovasi untuk mengembangkan katalog elektronik ini. Diharapkan kegiatan-kegiatan yang memiliki konten lokal bisa didorong menjadi produk e-katalog daerah," sebut Erry.

Kepala LKPP, Agus Prabowo pada kesempatan itu mengatakan, penandatangan nota kesepahaman ini menandakan bahwa Tim  LKPP siap menayangkan katalog elektronik apabila e-katalog daerah telah selesai diproses. 

"Tetapi juga otomatis nantinya LKPP juga mengawasi proses maupun pelaksanaannya, termasuk pembeliannya," ujar Agus.

Dalam rangka menjalankan program e-katalog ini, lanjut Agus, harus ada tim yang memiliki integritas, bekerja teliti dan zero error. Juga tidak ada kompromi, karena yang akan datang biasanya ada hal. Pertama, ancaman dari kelompok yang comfort zone (zona nyaman) yang terganggu. Yang kedua iming-iming atau bujuk rayu. 

"Bujuk rayu inilah yang harus ditangkal habis-habisan. Oleh karenanya perlu tim yang tahan banting," sebut Agus.

Dikatakannya juga, kalau e-Katalog bisa dijalankan dengan baik, akan dapat membangun ekonomi melalui mekanisme pengadaan. Misalnya, durian Medan dengan e-Katalog bisa dibeli orang dari  Lombok. Sapi Lombok bisa dibeli orang dari Maluku dan sebagainya. 

"Ini merupakan cita-cita besar dari e-katalog. Dan ini akan mengurangi lelang. Lelang hanya terjadi karena terpaksa karena tidak ada di pasar," sebutnya.

Koordinator Korsupgah KPK RI mewakili Pimpinan KPK RI, Asep Rahmat Suanda mengatakan, e-Katalog ini merupakan salah satu yang mendorong untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Selain itu, juga bisa mengurangi risiko dari tindak pidana korupsi. 

"Oleh karenanya mari kita jadikan e-katalog ini sebagai suatu kebutuhan daripada sebagai beban," ujarnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: