Pemerintah Gelar Rapat Bahas Lahan Garam di NTT, Ini hasilnya

TrubusNews
Ihsan Maulana
05 Juni 2018   19:45 WIB

Komentar
Pemerintah Gelar Rapat Bahas Lahan Garam di NTT, Ini hasilnya

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi garam lokal. Karena itu, Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar bersama Bupati Kupang Ayub T Eki dan perwakilan PT Garam Persero, berikut Badan Pertanahan Nasional dan Kementerian KP, hari ini (5/6) menggelar rapat untuk membahas lahan garam seluas 225 hektare (ha) di Kupang NTT.

Ditemui seusai rapat, Direktur Operasi PT Garam (Persero), Hartono mengatakan, pembahasan dalam rapat kali ini merupakan lanjutan dari pembicaraan beberapa waktu lalu soal izin lahan seluas 225 ha di Kupang. Ia menyebutkan, PT Garam akan memakai lahan tersebut guna mengembangkan garam industri nasional.

Baca Lainnya : Ditawarkan Investasi Garam di NTT, Apa Tanggapan Timur Leste dan Australia?

"Semuanya tadi clear ya, PT Garam dapat 225 hektar. Sudah ada kesepakatan Bupati, Menko Kemaritiman dan ATR/BPN bahwa PT Garam dan BPPT akan membangun garam industri di lahan 225 ha itu," ungkap Hartono di kantor Kemenko Kemaritiman, Selasa (5/6).

Ia menambahkan, kedepannya akan ada pertemuan lanjutan di Kupang dalam memfokuskan permasalahan yang selama ini berkembang. Meski demikian, Hartono menegaskan, masih ada beberapa persyaratan lainnya yang harus dipenuhi PT Garam untuk mengembangkan garam industri di Kupang. Seperti misalnya rekomendasi bupati 

"Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, karena memang persyaratan itu salah satunya harus ada rekomendasi bupati, itu yang harus di clear kan. Kalau rekomendasi dari pak bupati sudah keluar, baru pengukuran dan resmi HGU baru bisa dikeluarkan. Lalu kita baru bisa bergerak paralel baru nanti Amdal, Amdal juga kan butuh waktu lama 6 bulan," tutupnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: