Kemenkes Imbau Pemerintah Naikan Tarif Cukai Hasil Tembakau, Ini Alasannya

TrubusNews
Astri Sofyanti
04 Juni 2018   15:15 WIB

Komentar
Kemenkes Imbau Pemerintah Naikan Tarif Cukai Hasil Tembakau, Ini Alasannya

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronik dan Gangguan Imunologi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Theresia Sandra Diah Ratih mengatakan penurunan prevalensi merokok ternyata terbukti dapat mengurangi biaya pelayanan kesehatan yang diakibatkan penyakit oleh perokok.

"Penurunan prevalensi merokok dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan mengurangi disparitas kesehatan," kata Sandra di Kementerian Kesehatan, Senin (4/6).

Baca Lainnya : Cukai Tinggi Ancam Industri Rokok

Menurutnya penurunan prevalensi merokok juga dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat miskin untuk mengalokasikan pendapatan mereka yang terbatas untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pola konsumsi mereka.

Hal ini karena menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2016, rokok memberikan sumbangan kedua terbesar terhadap garis kemiskinan di pedesaan sebesar 10,70 persen.

“Di Amerika Serikat dan Perancis, tingkat kematian yang disebabkan oleh penyakit kanker paru menurun karena dua negara tersebut berhasil mengendalikan tebakau termasuk meningkatkan cukai rokok,” ucapnya.

Baca Lainnya : Berhasil Larang Peredaran Iklan rokok, 10 Kepala Daerah Diberi Penghargaan

Untuk itu, Kemenkes mengimbau pemerintah juga menaikan tarif cukai hasil tembakau agar harga rokok semakin tak terjangkau sehingga prevalensi merokok dapat turun. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

KKP Hentikan Sementara SPWP Ekspor Benih Bening Lobster

Peristiwa   26 Nov 2020 - 17:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan: